“Di militer, kami diajarkan agar lebih baik siap daripada tidak siap menghadapi setiap waktu. Begitu juga dengan LPDP, ini adalah pertempuran yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari.”
Itulah prinsip yang dipegang teguh oleh Gathaya Sukarnoadi Gunawan, atau yang akrab disapa Kak Gatha. Seorang anggota TNI Angkatan Darat sejak 2017 ini berhasil menembus kompetisi ketat beasiswa LPDP Targeted Scholarship dan kini akan melanjutkan studi Master of Public Policy and Management di University of Melbourne, universitas terbaik peringkat 13 dunia.
Perjalanannya bukan tanpa tantangan. Dari kesibukan melatih pasukan, penugasan di daerah konflik Papua, hingga berjuang menguasai bahasa Inggris dari nol. Kak Gatha membuktikan bahwa dengan persiapan matang dan strategi tepat, impian kuliah di luar negeri bisa diraih siapa saja.
Tentara yang Memilih Kebijakan Publik, Bukan Studi Perang
Banyak yang mungkin mengira seorang TNI akan memilih jurusan seperti War Studies atau Strategic Studies. Tapi tidak dengan Kak Gatha.
“Sebenarnya banyak kampus yang menyediakan program untuk background militer seperti war studies. Tapi aku justru cari yang tidak terlalu fokus ke militer atau perang,” jelasnya.
Pilihannya jatuh pada Public Policy and Management karena alasan yang sangat reflektif.
“Sebagai tentara, aku melihat peran Kementerian Pertahanan sangat mempengaruhi masyarakat. Aku ingin bisa menerjemahkan kebijakan nasional untuk TNI Angkatan Darat dengan lebih baik. Makanya Public Policy jadi menarik bagiku.”
University of Melbourne dipilih bukan tanpa riset. Selain peringkatnya yang prestisius, program Public Policy di Melbourne dinilai terbaik di kawasan Asia-Pasifik.
Belajar Bahasa Inggris di Tengah Penugasan Militer
Tantangan terbesar Kak Gatha adalah Bahasa Inggris dan manajemen waktu.
“Tentara itu nggak semuanya sebagai prajurit tempur. Tapi kebetulan aku di satuan seperti Kostrad dan Kopassus, jadi kegiatan cukup padat untuk melatih pasukan dan segala macam. Awalnya merasa berat, terutama bahasa Inggris,” akunya jujur.
Tapi Kak Gatha punya tekad kuat. Sejak 2023, ia mulai menyiapkan diri dengan cara disiplin, yaitu menyisihkan minimal 1 jam setiap hari untuk belajar bahasa Inggris. Bahkan saat ditugaskan di Papua, di daerah merah yang penuh tantangan. Hasilnya Kak Gatha berhasil meraih skor IELTS 7.5, meski ia mengaku speaking dan writing-nya pas-pasan.
ElevaU Dipercaya Sebagai Persiapan untuk Mock Interview LPDP
Setelah melewati tahap administrasi dan tes IELTS, Kak Gatha menyadari satu hal yang krusial dalam tahapan LPDP, yaitu wawancara.
“Tahapan LPDP yang paling menentukan itu substansi wawancara. Kalau kita diwawancara orang, sulit untuk menilai diri kita sendiri. Penilaian orang umumnya subjektif. Aku butuh tempat yang bisa kasih feedback dan arahan.”
Pencarian inilah yang kemudian membawa Kak Gatha bertemu dengan ElevaU. Ia pertama kali mengenal ElevaU melalui media sosial. Ketertarikannya muncul karena ElevaU yang aktif di media sosial dan banyak mendapatkan tanggapan positif dari pengguna.
“Aku lihat medsos ElevaU sangat aktif dan banyak komen positif. Itu sangat berpengaruh buat aku memutuskan join dan mengambil program Mock Interview LPDP di ElevaU,” ungkapnya.
Yang membuat ElevaU menarik untuk Kak Gatha:
- Interviewer berpengalaman: Semua mentor adalah alumni LPDP yang sudah merasakan langsung proses wawancara.
- Profiling yang menarik: Berbeda dengan tempat lain, profiling tutor di ElevaU bisa disesuaikan dengan kebutuhan para mentee.
- Kesempatan memilih interviewer: Kak Gatha bisa memilih interviewer dengan mentor yang kampus dan jurusannya sama, kesempatan emas untuk menggali informasi kampus tujuan.
“Interviewer di ElevaU itu orang-orang yang udah pernah LPDP, jadi mereka tahu banyak. Mereka juga sudah disaring LPDP dan masuk ElevaU, jadi sudah punya standar,” jelasnya.
Pengalaman Mock Interview yang Seperti Situasi Asli
Kak Gatha mengambil 3 sesi mock interview. Dua sesi dengan mentor yang kuliah di kampus yang sama, satu sesi lagi dengan mentor dari kampus yang berbeda untuk mendapat feedback dari perspektif berbeda
“Mock interview itu 30-40 menit, sisanya feedback dan diskusi. Suasananya beneran mirip situasi asli. Bahkan banyak pertanyaan yang sama saat interview beneran karena interviewer sudah pernah mengalami wawancara tersebut,“ ceritanya.
Salah satu mentor yang paling membantu adalah Kak Putri mahasiswi dari University of Melbourne.
“Aku banyak bertanya soal kampus ke Kak Putri. Gimana kondisi kampus, lingkungan seperti apa, mau ikut komunitas apa, ternyata pertanyaan-pertanyaan ini ditanyakan juga saat real interview!”
Feedback dari Kak Putri membantu Kak Gatha mempersiapkan jawaban yang detail dan meyakinkan, menunjukkan research yang mendalam tentang kampus tujuan.
Tips dari Kak Gatha untuk Para Pejuang Beasiswa
Kak Gatha yang awalnya takut dengan kemampuan bahasa Inggrisnya, jadi lebih percaya diri setelah Mock Interview di ElevaU. Insight yang Kak Gatha peroleh setelah mock interview adalah wawancara tidak sekadar menilai fluency, tapi substansi dan clarity dalam menyampaikan ide.
Sebagai salah satu dari sedikit orang yang one shot lolos LPDP, Kak Gatha punya pesan penting untuk para pejuang beasiswa:
1. Persiapan dari Jauh Sangat Penting
“Jangan dadakan. Jangan berpikir ‘ah gampang, nanti aja’. Cicil sedikit-sedikit, lama-lama jadi bukit. Prinsip di militer: lebih baik kita siap daripada tidak siap.”
2. Anggap LPDP sebagai Pertempuran
“Aku menganggap LPDP sebagai pertempuran yang harus dipersiapkan dengan strategi matang. Dan alhamdulillah, persiapan itu membuahkan hasil.”
3. Jangan Berhenti Mencoba
“Banyak orang yang tidak lolos di percobaan pertama, tapi mereka tidak menyerah dan akhirnya berhasil. Masih banyak kesempatan. Di dunia dewasa, bukan soal siapa yang paling pintar, tapi siapa yang tidak mau berhenti mencoba.”
Mau Mimpi Beasiswa Kamu Terwujud seperti Kak Gatha?
Jika kamu juga sedang mempersiapkan beasiswa dan ingin mendapat feedback berkualitas dari para alumni, simulasi interview yang realistis, dan strategi jitu untuk lolos interview, ElevaU siap mendampingimu di Scholarship Preparation Program.
Program ElevaU untuk Persiapan Beasiswa:
- Mock Interview LPDP dengan Alumni Berpengalaman
- Bimbingan Dokumen dan Essay
- Kelas Intensif IELTS
- Feedback Personal dan Mentoring
Yuk, konsultasikan dulu dengan Elmin. Chat admin sekarang untuk konsultasi gratis dan temukan program ElevaU yang paling sesuai dengan kebutuhanmu!
