Artikel ini membahas jurusan non-STEM dalam program Beasiswa SHARE LPDP 2026 yang memiliki peluang pendanaan paling tinggi. Dimulai dari pemahaman tentang kategori non-STEM, daftar jurusan yang didanai LPDP, hingga strategi persiapan IELTS untuk meningkatkan peluang diterima. Di akhir, kamu akan mendapatkan rekomendasi kelas persiapan IELTS yang tepat untuk memaksimalkan skormu.
Apa Itu Jurusan Non-STEM di LPDP 2026?
Jurusan non-STEM dalam beasiswa LPDP kini dikelompokkan dalam program Beasiswa SHARE yang merupakan singkatan dari Social Sciences, Humanities, Arts for People, Religious Studies, dan Economics. Program ini mencakup berbagai bidang ilmu yang berfokus pada pengembangan aspek sosial, budaya, humaniora, keagamaan, dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Berbeda dengan STEM yang menekankan pada sains, teknologi, teknik, dan matematika, jurusan non-STEM lebih menekankan pada pemahaman mendalam tentang manusia, masyarakat, dan sistem sosial. Bidang-bidang dalam kategori ini meliputi ilmu sosial, politik, hukum, pendidikan, psikologi, studi keagamaan, ekonomi, bisnis, manajemen, komunikasi, seni, budaya, bahasa, serta pariwisata.
Program Beasiswa SHARE dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan publik, peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian budaya, pengembangan ekonomi yang inklusif, serta penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam masyarakat. Meskipun alokasi kuota untuk non-STEM berkisar 20 persen dari total beasiswa LPDP, bidang-bidang tertentu tetap menjadi prioritas karena perannya yang strategis dalam pembangunan nasional.
Untuk memaksimalkan peluang diterima di program SHARE, kamu perlu memenuhi persyaratan IPK minimal 3.00 pada skala 4.00 untuk jenjang magister. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris menjadi faktor krusial dengan skor minimal TOEFL iBT 80 atau IELTS 6.5 untuk studi luar negeri, dan TOEFL ITP 500 atau IELTS 6.0 untuk studi dalam negeri. Cara meningkatkan skor IELTS untuk mendapatkan beasiswa luar negeri menjadi pengetahuan penting yang harus dikuasai calon pelamar.
Jurusan SHARE yang Punya Peluang Besar di LPDP
Meski LPDP 2026 memberi porsi lebih besar untuk bidang STEM (sekitar 80 persen dari total kuota), bukan berarti jurusan non-STEM atau SHARE jadi pilihan kedua. Faktanya, ada banyak jurusan non-STEM yang tetap dilirik karena perannya penting dalam mendukung pembangunan Indonesia. Jurusan-jurusan ini biasanya punya peminat tinggi dan relevan dengan kebutuhan nasional saat ini.
1. Ekonomi dan Bisnis
Bidang ekonomi dan bisnis hampir selalu jadi favorit di program SHARE. Jurusan seperti Sustainable and Circular Economy banyak diminati karena Indonesia sedang serius beralih ke sistem ekonomi yang lebih ramah lingkungan. Accounting and Finance juga terus dibutuhkan, seiring meningkatnya kompleksitas sektor keuangan. Sementara itu, Business and Management tetap jadi pilihan aman, terutama program yang fokus pada inovasi, kewirausahaan sosial, dan pengembangan bisnis berkelanjutan.
Menariknya, banyak jurusan di bidang ini sudah bersinggungan dengan teknologi, seperti Digital Economy atau Financial Technology (FinTech). Hal inilah yang bikin lulusan ekonomi dan bisnis makin relevan di era transformasi digital.
2. Sosial dan Politik
Di ranah sosial dan politik, Public Policy and Administration termasuk jurusan yang cukup kuat di LPDP. Pembangunan nasional butuh pembuat kebijakan yang paham lapangan sekaligus punya cara berpikir strategis. Karena itu, kemampuan analisis dan komunikasi terutama dalam bahasa Inggris bisa jadi nilai penting di jurusan ini.
Selain itu, Politics and International Relations juga banyak diminati, sejalan dengan peran Indonesia yang makin aktif di tingkat global. Jurusan seperti Sociology dan Development Studies pun tetap punya tempat karena berperan besar dalam memahami persoalan sosial dan merancang program pembangunan yang tepat sasaran.
3. Hukum dan Humaniora
Untuk bidang hukum, jurusan yang berkaitan dengan dunia digital seperti Cyber Law dan hukum teknologi informasi makin banyak dilirik. Perkembangan teknologi yang cepat menuntut regulasi yang adaptif, dan di sinilah peran lulusan hukum sangat dibutuhkan.
Di sisi lain, Religious Studies tetap menjadi fokus LPDP untuk memperkuat pemahaman keagamaan yang moderat dan inklusif. Psychology juga semakin relevan, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat.
Buat kamu yang berasal dari bidang hukum dan humaniora, persiapan bahasa Inggris sering jadi tantangan utama. Kalau skor IELTS kamu terasa stagnan, bisa jadi bukan soal kemampuan, tapi strategi belajar yang perlu disesuaikan.
4. Pendidikan dan Budaya
Bidang pendidikan selalu punya tempat di program SHARE. LPDP melihat pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, sehingga jurusan Education tetap terbuka lebar bagi calon guru, dosen, dan tenaga pendidik yang ingin lanjut studi.
Selain itu, Art, Culture, and Language juga mendapat perhatian khusus untuk menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia. Hospitality and Tourism tak kalah menarik, mengingat besarnya potensi pariwisata sebagai sumber devisa negara. Sementara Communication Studies terus diminati karena perannya yang penting di era media digital dan arus informasi cepat.
Untuk persiapan IELTS di bidang pendidikan dan budaya, kamu bisa memanfaatkan berbagai platform belajar online yang menyediakan materi dan latihan gratis. Pendekatan belajar yang tepat akan sangat membantu meningkatkan skor tanpa harus merasa terbebani.
Strategi Meningkatkan Peluang Diterima
Meskipun kuota untuk jurusan non-STEM lebih terbatas dibandingkan STEM, bukan berarti peluangmu tertutup. Dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa bersaing dan menjadi awardee LPDP 2026. Salah satu kunci utamanya adalah mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris dengan matang.
Persyaratan skor bahasa Inggris untuk studi luar negeri cukup tinggi, yaitu TOEFL iBT 80 atau IELTS 6.5. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah IELTS 6.5 bagus untuk aplikasi beasiswa. Jawabannya tergantung pada universitas tujuanmu, namun skor 6.5 umumnya sudah memenuhi persyaratan minimum untuk sebagian besar program studi.
Selain kemampuan bahasa Inggris, penting juga untuk menyusun proposal penelitian yang kuat dan menunjukkan kontribusi nyata yang akan kamu berikan untuk Indonesia setelah lulus. LPDP mencari kandidat yang tidak hanya akademis cemerlang, tetapi juga memiliki komitmen untuk berkontribusi pada pembangunan nasional.
Dalam mempersiapkan IELTS, jangan hanya fokus pada latihan soal saja. Metode belajar yang menyenangkan juga efektif, misalnya film bisa meningkatkan skor IELTS-mu dengan cara yang lebih natural dan tidak membosankan.
Wujudkan Impian Studi di Luar Negeri dengan Persiapan IELTS bersama ElevaU!
ElevaU hadir sebagai solusi bagi calon awardee LPDP dari bidang non-STEM yang ingin memaksimalkan skor IELTS mereka. Melalui program IELTS Preparation Class di Elevau untuk membantu kamu meraih skor IELTS tinggi agar lolos seleksi universitas bergengsi.
Keunggulan Program IELTS Elevau:
- Garansi Skor IELTS 7
- Fokus peningkatan tiap skill: Listening, Reading, Writing, dan Speaking
- Kelas interaktif, dengan pendampingan tutor ahli
- Review grammar dan latihan simulasi ujian di setiap sesi
Masih bingung harus mulai dari mana? Kamu bisa konsultasi GRATIS dengan admin Elevau untuk cari tahu program yang paling sesuai dengan kebutuhan dan target IELTS kamu.
Biar persiapanmu makin matang, jangan lupa cek Kalender Beasiswa ElevaU untuk melihat jadwal beasiswa dalam dan luar negeri, lengkap dengan timeline pendaftaran serta deadline penting.
