Pernah dengar istilah student loan?
Student loan adalah pinjaman yang diberikan khusus untuk membiayai pendidikan, mencakup biaya kuliah, biaya hidup selama studi, hingga kebutuhan akademik lainnya.
Berbeda dengan beasiswa, student loan wajib dikembalikan setelah peminjam lulus dan dianggap sudah memiliki kapasitas finansial untuk mencicil.
Akhir-akhir ini student loan menjadi topik yang makin hangat diperbincangkan di Indonesia. Sebagian melihatnya sebagai solusi nyata agar pendidikan tinggi bisa diakses siapa saja.
Sebagian lain justru khawatir fasilitas ini hanya memindahkan masalah finansial ke masa depan. Keduanya punya dasar yang valid, dan artikel ini akan membantumu memahami gambaran lengkapnya sebelum mengambil keputusan.
Bagaimana Cara Kerja Student Loan?
Secara umum, alur student loan berjalan melalui beberapa tahap berikut:
- Kamu mengajukan pinjaman ke lembaga pemberi, baik bank, pemerintah, maupun institusi swasta.
- Setelah disetujui, dana dicairkan langsung ke rekening kampus atau rekeningmu sesuai skema yang berlaku.
- Selama masa studi, kamu biasanya tidak diwajibkan membayar cicilan, atau hanya membayar bunga saja.
- Pembayaran penuh dimulai setelah kamu lulus dan sudah memiliki penghasilan.
Tapi, ada catatan yang perlu diperhatikan, yakni bunga tetap berjalan selama masa studi, meskipun kamu belum mencicil pokoknya. Artinya total yang harus kamu lunasi setelah lulus bisa lebih besar dari jumlah pinjaman awal.
Jenis-Jenis Student Loan yang Tersedia di Indonesia
Ada tiga jenis student loan yang umum dikenal di Indonesia saat ini:
Pinjaman pemerintah
Skema ini masih dalam tahap pengembangan di Indonesia. Wamendikti Stella Christie pada awal 2025 menyebut bahwa program student loan akan melibatkan LPDP dengan bunga fixed rate yang dirancang agar tidak memberatkan mahasiswa.
Pinjaman bank dan lembaga keuangan swasta
Beberapa bank negara seperti BRI, Mandiri, dan BTN sudah menawarkan kredit pendidikan. Platform fintech seperti Danacita dan KoinWorks juga menyediakan opsi serupa dengan proses pengajuan yang lebih fleksibel.
Program cicilan kampus
Beberapa perguruan tinggi swasta memiliki skema cicilan biaya kuliah sendiri yang pada dasarnya bekerja dengan prinsip serupa, meski tidak selalu disebut student loan secara eksplisit.
Jenis-Jenis Student Loan yang Tersedia di Luar Negeri
| Negara | Skema | Bunga | Cicilan Dimulai |
| Amerika Serikat | Prodigy Finance & MPower (swasta, terbuka untuk internasional) | 8,7% hingga 12,49% per tahun | 6 bulan setelah lulus |
| Inggris | Pemerintah (khusus warga negara) | Berbasis inflasi | Setelah gaji melewati batas minimum |
| Australia | HECS-HELP (khusus warga negara) | Tanpa bunga, disesuaikan inflasi | Setelah penghasilan cukup |
Keuntungan Menggunakan Student Loan
Student loan membuka akses pendidikan bagi mereka yang punya potensi akademik tinggi tapi terbatas secara finansial. Tanpa fasilitas ini, banyak orang berbakat yang terpaksa menunda atau bahkan tidak bisa melanjutkan studi sama sekali.
Selain itu, jika kamu mengambil jurusan dengan prospek karier yang jelas dan gaji memadai, cicilan setelah bekerja seharusnya bisa dikelola dalam anggaran bulanan. Lulusan perguruan tinggi di Indonesia rata-rata mendapatkan penghasilan 60 persen lebih tinggi dibandingkan lulusan SMA, yang secara teori memberikan ruang untuk melunasi pinjaman.
Risiko Student Loan yang Sering Diremehkan
Masalah utama student loan adalah banyak yang mengambilnya tanpa benar-benar menghitung angkanya. Berapa total yang harus dikembalikan termasuk bunga? Berapa estimasi gaji pertama setelah lulus? Apakah cicilannya realistis dibanding penghasilan nanti?
Ketika pertanyaan-pertanyaan itu tidak dijawab sebelum tanda tangan kontrak, student loan bisa berubah jadi tekanan finansial yang mengikuti bertahun-tahun setelah lulus.
Risiko ini bukan sekadar teori. Di Amerika Serikat, negara yang skema student loan-nya sudah berjalan puluhan tahun, total utang student loan kini melampaui 1,7 triliun dolar dan secara resmi disebut sebagai krisis nasional oleh berbagai lembaga keuangan. Ini menjadi peringatan penting bagi Indonesia yang sedang merancang skema serupa.
Alternatif Selain Student Loan
Sebelum memutuskan, ada baiknya mengeksplorasi pilihan lain terlebih dahulu. Beasiswa seperti LPDP, Beasiswa Unggulan, Djarum, dan Astra tidak perlu dikembalikan dan jauh lebih menguntungkan secara finansial.
Program magang berbayar atau kerja paruh waktu yang relevan juga bisa membantu menutupi biaya kuliah sekaligus menambah nilai di CV. Mempertimbangkan perguruan tinggi negeri yang biaya kuliahnya jauh lebih terjangkau pun patut masuk dalam kalkulasi.
Student loan bukan produk yang secara inheren baik atau buruk. Semua kembali pada seberapa matang kamu memperhitungkan konsekuensinya sebelum mengambil keputusan.
Siap Eksplorasi Jalur Beasiswa?
Kalau kamu sedang mempertimbangkan studi lanjut dan ingin mengeksplorasi jalur beasiswa sebagai alternatif yang tidak membebani, ElevaU dapat membantu mempersiapkan skor IELTS dan kelengkapan dokumen beasiswamu.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan jalur beasiswa yang tidak membebani, konsultasi GRATIS bareng tim ElevaU langsung chat via WhatsApp, ya!
