Beasiswa yang Tidak Wajib Skor IELTS 7.0

Beasiswa S2 Luar Negeri yang Tidak Wajib IELTS 7.0

Daftar Isi

Persepsi bahwa semua beasiswa S2 luar negeri membutuhkan IELTS 7.0 sudah terlanjur melekat di kalangan pelajar Indonesia. 

Akibatnya, banyak kandidat yang sebenarnya layak justru tidak pernah mendaftar karena menunggu skor yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

Artikel ini membahas mitos bahwa semua beasiswa butuh IELTS 7.0, daftar beasiswa S2 luar negeri dengan syarat skor minimum di bawah 7.0. 

 

Mitos “Semua Beasiswa Butuh IELTS 7.0 Tinggi”

LPDP, sebagai beasiswa yang paling banyak diminati mahasiswa Indonesia, mensyaratkan IELTS Academic minimal 6.5, bukan 7.0. 

Australia Awards mensyaratkan 6.5 dengan tidak ada komponen di bawah 6.0. Chevening secara resmi tidak mensyaratkan skor IELTS minimum di tahap aplikasi.

Angka 7.0 sering muncul karena banyak universitas tujuan mensyaratkan skor tersebut, bukan karena beasiswanya. 

Ini perbedaan penting yang sering luput dari perhatian pelamar. Skor minimum beasiswa dan skor minimum universitas tujuan adalah dua syarat yang berbeda dan perlu dicek secara terpisah.

 

Daftar Beasiswa S2 Luar Negeri dengan Syarat IELTS di Bawah 7.0

Beasiswa Negara Syarat IELTS Sumber Resmi
LPDP Seluruh dunia 6.5 lpdp.kemenkeu.go.id 
Australia Awards Indonesia Australia 6.5 (tidak ada komponen di bawah 6.0) australiaawardsindonesia.org 
Chevening UK Tidak ada minimum resmi (universitas UK rata-rata 6.5-7.0) chevening.org 
DAAD Jerman 6.0-6.5 tergantung program daad.de 
Manaaki New Zealand Selandia Baru 6.5 mfat.govt.nz/manaaki-nz 
Irish Government Scholarship Irlandia 6.5 hea.ie/irish-government-scholarship 
Swedish Institute Scholarship Swedia 6.5 (tidak ada band di bawah 5.5) si.se 
Beasiswa Pemerintah Italia (MAECI) Italia 6.5 atau TOEFL iBT 90 esteri.it 
AMCI Scholarship Maroko 5.5 (untuk program berbahasa Arab) amci.ma 
Erasmus Mundus  Eropa Bervariasi per konsorsium, rata-rata 6.0-6.5 erasmus-mundus.eu 

Catatan: Data diverifikasi dari website resmi masing-masing beasiswa per Juli 2026. Persyaratan dapat berubah setiap siklus pendaftaran. Selalu cek website resmi sebelum mendaftar.

 

Beasiswa dengan Syarat Skor Paling Fleksibel

Chevening adalah beasiswa yang paling fleksibel karena tidak menetapkan skor minimum IELTS di tahap aplikasi beasiswa. 

Kamu mendaftar beasiswanya terlebih dahulu, dan sertifikat IELTS baru dibutuhkan untuk proses admission ke universitas UK yang kamu pilih. Ini memberi ruang bagi pelamar yang masih dalam proses meningkatkan skor sambil menyiapkan dokumen lainnya.

DAAD Jerman juga relatif fleksibel karena syarat 6.0 berlaku hanya untuk program berbahasa Inggris. 

Program berbahasa Jerman tidak mensyaratkan IELTS sama sekali, meski tentu saja mensyaratkan sertifikat bahasa Jerman seperti Goethe-Zertifikat C1.

AMCI Scholarship dari Maroko memiliki syarat IELTS paling rendah di daftar ini, yaitu 5.5, untuk program berbahasa Arab. 

Beasiswa ini sangat relevan untuk lulusan pesantren atau jurusan bahasa Arab yang ingin melanjutkan S2 di bidang keislaman atau sastra Arab.

 

Tips Tetap Kompetitif Meski Skor Tidak Setinggi Standar Umum

Skor IELTS 6.5 sudah memenuhi syarat LPDP dan Australia Awards, tapi bukan berarti dengan skor tersebut peluangmu otomatis sama dengan kandidat berskor 7.5. Reviewer tetap membandingkan semua aspek profil secara holistik.

Beberapa hal yang bisa mengimbangi skor IELTS yang tidak terlalu tinggi: pengalaman kerja yang sangat relevan dengan bidang studi yang dipilih, publikasi atau kontribusi riset yang bisa diverifikasi, portofolio kepemimpinan yang kuat dan konkret, serta motivation letter yang sangat tajam dan spesifik.

Kandidat dengan IELTS 6.5 tapi dengan track record pengalaman yang relevan dan motivation letter yang kuat sering kali lebih berpeluang dibanding kandidat dengan IELTS 7.5 tapi dokumen lainnya generik.

 

Apa yang Perlu Disiapkan Selain Skor IELTS?

Skor IELTS hanyalah satu dari beberapa komponen yang dievaluasi. Australia Awards misalnya, mengevaluasi kandidat berdasarkan rekam akademik, kepemimpinan dan kontribusi komunitas, rencana studi dan relevansi dengan prioritas pembangunan bilateral, serta potensi kontribusi setelah kembali ke Indonesia.

LPDP mengevaluasi proposal studi, esai komitmen kembali ke Indonesia, rekam prestasi, dan wawancara mendalam tentang rencana kontribusi. Skor IELTS hanya menjadi filter awal untuk memastikan kamu bisa mengikuti perkuliahan, bukan penentu utama kelulusan seleksi.

 

Skor 6.5 Sudah Cukup, Tapi Persiapannya Harus Benar

Mencapai skor 6.5 secara konsisten di keempat skill IELTS bukan perkara mudah, terutama di Writing dan Speaking yang butuh feedback langsung dari pihak yang paham standar penilaian Cambridge.

ElevaU menyediakan program IELTS Preparation untuk semua level dengan target skor yang disesuaikan. Kamu tidak perlu membidik 7.0 kalau tujuanmu adalah LPDP atau Australia Awards dengan syarat 6.5. 

Tapi kalau ingin skor yang lebih fleksibel untuk lebih banyak opsi beasiswa dan universitas, ElevaU juga menyediakan program yang bisa membawa kamu ke 7.0 dan garansinya. 

Konsultasi gratis lewat WhatsApp dan tim ElevaU akan bantu kamu menentukan target skor yang paling realistis sesuai beasiswa yang kamu incar.

CTA banner kursus IELTS persiapan beasiswa

Rekomendasi

Related Program