Deferred Admission

Deferred Admission: Cara Menunda Kuliah Tapi Tidak Kehilangan Kesempatan

Daftar Isi

Surat penerimaan sudah di tangan, tetapi kondisimu belum siap untuk berangkat. Dana belum cukup, visa belum selesai, atau kesehatan sedang menurun. 

Banyak pelamar mengira mereka harus menolak tawaran itu dan mendaftar ulang tahun depan. Universitas menyediakan opsi yang lebih aman, yaitu deferred admission. 

Artikel ini menjelaskan pengertian, syarat, cara pengajuan, dan risikonya.

 

Apa Itu Deferred Admission dan Kapan Biasanya Diperbolehkan

Deferred admission adalah kebijakan universitas yang mengizinkan mahasiswa baru menunda masa studinya. 

Mahasiswa tetap memegang status diterima. Universitas menyimpan slot mereka untuk intake berikutnya, umumnya setelah satu semester atau satu tahun. Mahasiswa tidak perlu mengirim aplikasi baru.

Kebijakan ini tersedia di banyak universitas di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia. 

Setiap kampus menetapkan aturannya sendiri. Sebagian kampus mengizinkan penundaan untuk semua program. 

Sebagian kampus mengecualikan program tertentu, misalnya kedokteran atau program dengan kuota sangat terbatas. Kamu harus membaca kebijakan resmi pada situs kampus sebelum mengajukan.

Penundaan biasanya diizinkan ketika alasan pelamar kuat dan terdokumentasi. Alasan yang umum adalah kondisi finansial, kesehatan, kewajiban keluarga, dinas militer, dan kesempatan kerja atau riset yang bermanfaat. 

 

Cara Mengajukan Permintaan Penundaan ke Universitas

Pengajuan umumnya dimulai setelah kamu menerima surat penerimaan. 

Kamu perlu memeriksa batas waktu pengajuan karena sebagian kampus menetapkan tenggat yang ketat. Kampus yang lain meminta pelamar menyatakan niat menunda sebelum membayar deposit.

Kamu dapat menyiapkan langkah berikut : 

  1. Baca ketentuan deferral pada surat penerimaan dan situs kampus.
  2. Hubungi admission office melalui email resmi.
  3. Tulis surat permohonan yang singkat, sopan, dan jelas.
  4. Lampirkan dokumen pendukung sesuai alasanmu.
  5. Tunggu konfirmasi tertulis dari universitas.

Surat permohonan sebaiknya memuat nama lengkap, nomor aplikasi, program yang diterima, dan alasan penundaan. 

Kamu juga perlu menyebut intake yang kamu targetkan. Tulislah rencana kegiatan selama masa penundaan. Rencana yang konkret meyakinkan universitas bahwa kamu tetap serius.

Simpan semua email dan surat sebagai bukti. Beberapa universitas mewajibkan pembayaran deposit untuk menahan slot. Kamu perlu menanyakan apakah deposit itu bisa dikembalikan.

 

Alasan Umum yang Diterima Universitas

Kondisi finansial menjadi alasan yang cukup sering muncul. Mahasiswa internasional membutuhkan dana besar untuk biaya kuliah dan biaya hidup. 

Pelamar yang menunggu hasil beasiswa atau pinjaman bisa meminta penundaan. Kamu perlu melampirkan bukti, misalnya surat dari lembaga beasiswa.

Kesehatan juga menjadi alasan yang dihormati. Pelamar yang menjalani perawatan atau pemulihan dapat melampirkan surat dokter. 

Universitas biasanya menyetujui permohonan itu karena kondisi tersebut berada di luar kendali pelamar.

Pelamar kadang mendapat peluang kerja atau riset yang relevan dengan bidang studinya. Universitas dapat menyetujui penundaan bila pengalaman itu memperkaya kemampuan mahasiswa. Kamu harus menjelaskan hubungan pengalaman tersebut dengan program yang diambil.

Kewajiban keluarga, urusan visa, dan keterlambatan dokumen resmi juga masuk dalam alasan umum. 

 

Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menunda

Penundaan membawa risiko yang perlu kamu timbang. Universitas bisa mengubah biaya kuliah, kurikulum, atau persyaratan program pada intake berikutnya. 

Beasiswa memerlukan perhatian khusus. Banyak pemberi beasiswa menetapkan masa berlaku yang terikat pada intake tertentu. 

Penundaan dapat membatalkan tawaran beasiswa tersebut. Kamu perlu menghubungi pemberi beasiswa dan memastikan mereka menyetujui penundaan secara tertulis.

Visa dan skor tes bahasa juga memiliki masa berlaku. Skor IELTS atau TOEFL umumnya kedaluwarsa setelah dua tahun. 

Kamu perlu mengecek apakah skormu masih berlaku pada saat intake baru dimulai. Kamu mungkin harus mengikuti tes ulang.

Banyak universitas melarang mahasiswa yang menunda untuk mendaftar di kampus lain selama masa penundaan. 

Pelanggaran aturan ini bisa membatalkan tawaranmu. Kamu harus membaca syarat deferral dengan teliti sebelum menandatangani persetujuan apa pun.

Deferred admission menjadi pilihan yang masuk akal bagi mahasiswa yang menghadapi kendala nyata tetapi tetap ingin kuliah di kampus pilihannya. 

Pelamar yang menghubungi universitas lebih awal, menyiapkan alasan yang jelas, dan memahami risikonya bisa menjaga slot penerimaan dengan aman.

 

Jeda Setahun Bukan Berarti Berhenti, Mulai Persiapanmu Bersama ElevaU

Masa deferral memberi kamu waktu yang tidak dimiliki banyak pelamar lain. Pelamar yang memakai waktu itu dengan terarah akan tiba di kampus dalam kondisi lebih siap. ElevaU menyediakan beberapa program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhanmu.

  • IELTS Preparation Class: Kamu melatih empat skill IELTS bersama tutor berpengalaman. Kelas General, Fast Track, dan Specific Skill tersedia. Pilih Fast Track bila intake sudah dekat.
  • IELTS Mock Up Test: Kamu mencoba simulasi tes untuk mengetahui skormu sebelum mendaftar ujian resmi.
  • Scholarship Preparation: Mentor profesional membimbing kamu menyiapkan dokumen dan esai, sampai simulasi interview beasiswa.

ElevaU sudah membantu 600+ siswa meraih target skor IELTS mereka. Semua kelas berjalan online lewat Zoom, jadi kamu bisa belajar dari mana saja selama masa jeda.

Kamu belum yakin harus mulai dari mana? Baca dulu panduan menyusun study plan IELTS di blog ElevaU. 

Ceritakan kondisi deferral-mu kepada admin lewat WhatsApp. Konsultasinya gratis, dan admin akan membantu kamu memilih program yang paling pas. Kamu juga bisa melihat semua pilihan di halaman program ElevaU.

CTA banner kursus IELTS persiapan beasiswa

Rekomendasi

Related Program