• ElevaU
  • /
  • IELTS Guide
  • /
  • Berapa Total Biaya Persiapan IELTS dari Awal Sampai Dapat Skor 7.0?

Berapa Total Biaya Persiapan IELTS dari Awal Sampai Dapat Skor 7.0?

Daftar Isi

Artikel ini membahas rincian total biaya persiapan IELTS dari nol sampai target skor 7.0, mulai dari komponen biaya, simulasi beberapa skenario belajar, hingga perbandingan opsi paling worth secara hasil.

Kalau kamu lagi bingung harus siapin budget berapa dan takut mulai karena angka yang simpang siur, artikel ini bakal bantu kamu lihat gambaran biaya secara jelas, biar kamu bisa mulai lebih cepat tanpa overthinking dan tidak ketinggalan deadline.

 

Komponen Biaya Persiapan IELTS

Sebelum menghitung total, penting untuk tahu dulu bahwa biaya persiapan IELTS itu terdiri dari beberapa komponen. Tidak cukup hanya siapkan uang untuk tes saja. Ada beberapa pos pengeluaran yang perlu masuk dalam hitungan kamu sejak awal.

  1. Biaya Tes Resmi

Ini adalah biaya yang wajib dibayarkan ke pusat tes resmi seperti IDP atau British Council, dan tidak bisa dinegosiasi. Di tahun 2026, biaya tes IELTS Academic maupun General (format kertas atau komputer) berkisar antara Rp3.150.000 hingga Rp3.490.000. Sementara untuk IELTS UKVI yang dibutuhkan untuk keperluan visa ke Inggris, biayanya sedikit lebih tinggi di kisaran Rp3.570.000 hingga Rp3.951.500. Angka ini bisa saja bergerak naik menjelang 2027, jadi disarankan kamu cek langsung ke situs resmi IDP atau British Council sebelum mendaftar.

Satu hal yang perlu kamu tahu, biaya ini adalah biaya sekali tes. Kalau skor pertama kamu belum mencapai target dan harus mengulang seluruh bagian, kamu perlu mengeluarkan biaya yang sama lagi. Namun, ada opsi yang sering tidak disadari banyak peserta yaitu IELTS One Skill Retake, di mana kamu bisa mengulang hanya satu komponen yang nilainya kurang tanpa harus bayar penuh untuk seluruh tes. Ini bisa jadi cara yang jauh lebih hemat kalau misalnya hanya skor Writing atau Speaking kamu yang belum mencapai target.

  1. Biaya Persiapan dan Kursus

Inilah komponen yang paling bervariasi karena sangat bergantung pada metode belajar yang kamu pilih. Kalau kamu sudah paham seperti apa standar penilaian dan struktur tes IELTS secara keseluruhan, kamu akan lebih mudah memilih jalur persiapan yang paling efisien untuk kondisi kamu.

Kalau kamu belajar otodidak, pengeluaran di pos ini bisa sangat kecil, cukup membeli buku panduan seperti seri Cambridge IELTS dengan kisaran harga Rp100.000 hingga Rp500.000. Tapi kalau kamu memilih kursus, biayanya bisa mulai dari Rp500.000 untuk kursus grup atau online, hingga lebih dari Rp10.000.000 untuk kursus privat intensif dengan pendampingan satu-satu.

  1. Biaya Mock Test

Mock test atau tes simulasi sering diremehkan padahal fungsinya sangat penting. Dengan ikut mock test sebelum tes asli, kamu bisa tahu di mana celah kemampuanmu, sekaligus melatih manajemen waktu dalam kondisi yang menyerupai tes sungguhan. Biaya mock test di tahun 2026 berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 per sesi. Idealnya kamu ikut minimal dua kali, satu di awal persiapan untuk mengukur posisi awal, dan satu lagi menjelang tes asli.

  1. Biaya Materi Tambahan

Selain buku utama, kadang kamu butuh materi tambahan seperti modul latihan soal, akses platform latihan online, atau bahan khusus untuk Writing dan Speaking. Anggaran untuk pos ini berkisar Rp200.000 hingga Rp500.000, tergantung seberapa banyak materi yang kamu butuhkan.

 

Simulasi Total Biaya: Otodidak, Kursus Intensif, Kursus Privat

Sekarang mari hitung totalnya berdasarkan tiga skenario yang paling umum dipilih peserta IELTS di Indonesia tahun 2026.

  1. Option A: Belajar Otodidak (Jalur Hemat)

Skenario ini cocok kalau kamu sudah punya dasar bahasa Inggris yang cukup kuat dan disiplin belajar mandiri yang tinggi.

  • Biaya tes resmi: Rp3.150.000 – Rp3.490.000
  • Buku panduan Cambridge IELTS: Rp200.000
  • Mock test (2 sesi): Rp300.000
  • Total estimasi: sekitar Rp3.650.000 Rp3.990.000

Angka ini memang paling kecil, tapi risikonya juga paling besar. Tanpa arahan yang tepat, kamu bisa salah fokus belajar dan justru perlu mengulang tes berkali-kali, yang artinya biaya total kamu akhirnya jauh lebih besar.

 

  1. Option B: Kursus Grup atau Online (Jalur Menengah)

Skenario ini paling banyak dipilih karena menawarkan keseimbangan antara harga dan hasil. Metode belajar IELTS yang terstruktur dengan bimbingan instruktur bisa membuat progres kamu jauh lebih terarah dibandingkan belajar sendiri tanpa panduan.

  • Biaya tes resmi: Rp3.150.000 – Rp3.490.000
  • Kursus grup atau online: Rp1.500.000 – Rp5.000.000
  • Mock test (2 sesi): Rp300.000
  • Materi tambahan: Rp300.000
  • Total estimasi: sekitar Rp5.250.000 Rp9.090.000

 

  1. Option C: Kursus Privat Intensif (Jalur Premium)

Skenario ini paling cocok kalau kamu punya deadline ketat, misalnya pendaftaran beasiswa sudah dekat, dan butuh progres skor yang cepat dan signifikan.

  • Biaya tes resmi: Rp3.150.000 – Rp3.490.000
  • Kursus privat intensif: Rp8.000.000 – Rp12.000.000
  • Mock test (2 sesi): Rp300.000
  • Materi tambahan: Rp500.000
  • Total estimasi: sekitar Rp11.950.000 Rp16.290.000

Perlu dicatat, semua simulasi di atas mengasumsikan kamu hanya perlu satu kali tes. Kalau kamu mulai dari level kemampuan yang masih jauh dari 7.0, kemungkinan besar kamu butuh waktu persiapan lebih panjang dan investasi yang lebih besar. Makanya sangat disarankan untuk ikut placement test dulu di lembaga kursus sebelum memutuskan paket mana yang cocok untuk kondisi kamu.

 

Lebih Worth Mana Secara Harga dan Hasil?

Jawaban dari pertanyaan ini tergantung pada level awal bahasa Inggris kamu dan seberapa dekat deadline yang kamu kejar.

  1. Level Sudah 6.0+ & Waktu Longgar

Kalau level bahasa Inggris kamu sudah di kisaran 6.0 ke atas dan kamu punya waktu persiapan minimal enam bulan, belajar otodidak dengan tambahan mock test bisa cukup efektif. Kamu bisa hemat banyak di pos persiapan dan fokus mengalokasikan anggaran ke biaya tes.

 

  1. Level <6.0 atau Waktu Mepet

    Kalau level kamu masih di bawah 6.0 atau waktu persiapan kamu kurang dari tiga bulan, jalur otodidak justru berisiko membuang waktu dan uang. Mengulang tes satu kali saja sudah menambah pengeluaran Rp3 juta lebih. Artinya, kursus yang harganya Rp3-5 juta tapi berhasil menghindarkan kamu dari tes ulang justru jauh lebih worth secara ekonomi. Bahkan, peserta yang menggunakan kursus intensif dengan target skor jelas seperti yang dilakukan Gatha, awardee LPDP ini, membuktikan bahwa investasi di persiapan yang tepat jauh lebih menguntungkan dalam jangka panjang.
  2. Kualitas Feedback

Yang juga perlu kamu pertimbangkan adalah kualitas feedback. Kemampuan Writing dan Speaking IELTS sangat sulit dinilai secara objektif oleh diri sendiri. Tanpa koreksi dari instruktur berpengalaman, kamu bisa terus mengulang kesalahan yang sama tanpa menyadarinya. Ini salah satu alasan mengapa skor 6.5 pun sebenarnya sudah membutuhkan strategi khusus untuk bisa naik ke level berikutnya, bukan sekadar banyak berlatih soal.

Jadi kalau ditarik kesimpulan, worth atau tidaknya sebuah metode bukan soal murah atau mahalnya harga kursus, tapi soal seberapa efisien metode itu membawa kamu dari level sekarang ke skor 7.0 dalam waktu yang kamu miliki.

 

Tips Menghemat Biaya Persiapan

Bukan berarti karena butuh kursus, kamu harus langsung pilih yang paling mahal. Ada beberapa cara cerdas untuk menekan biaya persiapan IELTS tanpa mengorbankan kualitas hasilnya.

  1. Lakukan placement test sebelum memilih paket kursus

Banyak lembaga kursus menyediakan placement test gratis atau berbayar murah. Dengan tahu level awal kamu secara akurat, kamu tidak akan salah pilih paket, misalnya membeli paket tiga bulan padahal kamu sebenarnya sudah siap tes dalam enam minggu.

  1. Manfaatkan sumber belajar gratis secara strategis

Channel resmi British Council dan IDP di YouTube menyediakan video latihan soal dan penjelasan strategi secara gratis. Kombinasikan dengan buku Cambridge IELTS fisik untuk latihan soal yang lebih sistematis. Ada juga beberapa hal yang jarang disadari bisa menaikkan skor IELTS yang bisa kamu terapkan sendiri tanpa perlu biaya tambahan.

  1. Pilih kursus intensif dengan durasi fokus daripada kursus panjang tanpa target jelas

Kursus yang berlangsung tiga sampai empat bulan dengan kurikulum terstruktur dan target skor yang jelas biasanya lebih efisien dibandingkan kursus reguler enam bulan tanpa ukuran progres yang konkret. Kursus IELTS intensif yang terpercaya biasanya juga menyediakan simulasi tes dan feedback Writing maupun Speaking secara rutin di dalam programnya.

  1. Pertimbangkan One Skill Retake jika skor sudah hampir mencapai target

Kalau hasil tes pertama kamu sudah bagus di tiga komponen tapi ada satu yang masih kurang, mengulang hanya bagian itu jauh lebih hemat daripada bayar penuh untuk seluruh tes lagi.

  1. Daftar tes jauh-jauh hari

Jadwal tes IELTS bisa penuh dalam waktu singkat, terutama menjelang musim pendaftaran beasiswa. Mendaftar lebih awal memberi kamu lebih banyak waktu persiapan dan menghindari tekanan psikologis yang bisa menurunkan performa di hari tes.

 

Mulai Persiapan IELTS Kamu di ElevaU!

Kalau kamu ingin persiapan yang lebih terarah dengan biaya yang transparan dan hasil yang bisa diukur, ElevaU menyediakan kelas persiapan IELTS intensif yang dirancang khusus untuk membawa kamu ke skor 7.0 secara efisien.

Keunggulan utama:

  • Garansi skor 7.0 + uang kembali (syarat & ketentuan berlaku)
  • Modul terstruktur dari tutor bersertifikat (semua section IELTS)
  • 3x mock test + pre-test, Speaking 1-on-1, dan video review
  • Kelas kecil (8-10 peserta) biar lebih fokus
  • Pilihan program fleksibel (Reguler, Intensive, hingga 1-on-1 Fast Track)
  • Support lengkap + track record ratusan peserta tembus skor target

Konsultasikan dulu dengan admin ElevaU yang siap bantu memilih program dan jadwal sesuai kebutuhan kamu!

Dengan bimbingan pengajar ahli, kamu akan selangkah lebih dekat menuju impian kuliah di luar negeri. Jangan lupa unduh e-book eksklusif IELTS dari ElevaU, berisi panduan belajar lengkap, strategi jitu, serta latihan soal untuk membantumu tembus skor 7.0.

Rekomendasi

Related Program