pentingnya intonasi IELTS speaking

Seberapa Penting Intonasi untuk IELTS Speaking dan Apa Pengaruhnya?

Daftar Isi

Artikel ini akan membahas intonasi dalam IELTS speaking, mulai dari penjelasan mengenai pentingnya intonasi, dampaknya, serta tips dalam melatihnya secara lengkap.

Memiliki intonasi saat speaking section IELTS itu sangat penting, Elfriends. Hal ini terjadi karena intonasi dapat membantumu untuk menyampaikan konteks kalimat dengan baik. Selain itu, intonasi juga membuat kamu terdengar mahir, loh.

Untuk itu, Elmin akan membahas intonasi dalam IELTS Speaking, ya. Mulai dari pentingnya intonasi IELTS speaking, dampak intonasi, dan tips melatihnya.

Kalau kamu penasaran, simak artikelnya hingga habis, ya!

 

Apakah Intonasi Penting? Begini Penjelasannya

Ya, intonasi penting sekali digunakan saat IELTS Speaking. Intonasi adalah naik turunnya nada saat kamu berbicara. Saat kamu menyampaikan sesuatu, pasti ada emosi yang ingin kamu perlihatkan, seperti terkejut, ragu-ragu, antusias, dan lainnya.

Nah, intonasi juga wajib digunakan saat IELTS speaking section. Walaupun setting-nya adalah ujian, kamu juga harus berbicara dengan natural, loh! Jangan sampai, kamu hanya mementingkan isi dari pembicaraan, tanpa memperhatikan intonasinya. 

Tanpa intonasi, kamu bisa terdengar seperti menghafal saja dan monoton. Hal ini punya pengaruh besar terhadap skor speaking, khususnya pada aspek penilaian pronunciation.

 

2 Tipe Intonasi yang Wajib Kamu Pahami 

Nah, intonasi terdiri dari dua jenis, yakni:

  • Rising Intonation (Intonasi Naik)

Intonasi naik merujuk pada saat suara speaker meninggi di akhir kalimat. Fungsi dari intonasi ini adalah untuk menunjukkan ketidakpastian ataupun menanyakan sesuatu, Elfriends. 

  • Falling Intonation (Intonasi Turun)

Intonasi ini merujuk pada suara speaker yang menurun di akhir kalimat. Fungsinya adalah untuk menunjukkan kepercayaan diri atau menyatakan suatu fakta. 

 

3 Dampak Intonasi Pada Speaking 

Nah, setelah membahas apa itu intonasi, Elmin bakal membahas dampaknya. Terdapat 3 dampak intonasi pada speaking, yaitu:

 

1. Memperjelas Makna dan Niat (Clarity)

Dalam speaking, kamu wajib banget memperjelas maksud dan makna kalimat yang kamu sampaikan. Dengan menggunakan intonasi, kamu dapat menyampaikan kata-kata yang sama dengan nada yang berbeda. Nah, hal tersebut akan memengaruhi maksudnya, loh. Misalnya:

  • Pernyataan: “You never see it.” (Nada turun di akhir → menyampaikan fakta).
  • Pertanyaan: “You never see it?” (Nada naik di akhir → bertanya dan memastikan).

Dari sini, intonasi jadi hal yang krusial saat berbicara. Kalau kamu salah menggunakan nadanya, konteks kalimatnya jadi salah. Maka dari itu, perhatikan baik-baik, ya!

 

2. Membuat Pembicaraan Terkesan Alami (Sounding Natural)

Selain bisa memperjelas maksud dan makna kalimat, intonasi dapat membuat pembicaraan lebih alami, Elfriends. Terlebih, aspek pronunciation menilai cara kamu berbicara. 

Kalau kamu tidak menggunakan intonasi, pembicaraan kamu terdengar seperti menghafal dan monoton. Maka dari itu, gunakan intonasi supaya kamu terdengar mahir dan siap, ya!

 

3. Menekankan Poin-poin Penting (Highlighting)

Nah, intonasi juga dapat membantu kamu untuk menekankan poin-poin penting dalam pembicaraanmu. Misalnya, kamu membicarakan mengenai pendidikan:

“I believe that education is a key factor.”

Dengan menekankan kata “education”, kamu dapat menyampaikan bahwa poin tersebut adalah hal yang paling penting dari kalimat tersebut. Kamu juga dapat membantu penguji untuk memperhatikan poin-poin penting dalam jawabanmu.

 

3 Tips Berlatih Intonasi a la ElevaU

Supaya kamu bisa mempraktikkan intonasi dalam speaking, Elmin bakal membahas 3 tips berlatih intonasi a la ElevaU. 

1. Dengarkan Audio Bahasa Inggris

Mendengarkan audio berbahasa Inggris dapat membiasakan kamu dengan cara berbicara native speaker. Saat mereka menyampaikan atau menanyakan sesuatu, pastinya mereka menggunakan intonasi yang berbeda.

Kamu dapat mendengarkan audio bahasa Inggris seperti podcast, berita, atau video YouTube. Latih diri kamu untuk mendengar suatu kalimat dan memahami apa maksud kalimat tersebut.

 

2 . Lakukan Shadowing dan Rekam Diri Sendiri

Selain mendengarkan audio, kamu dapat meniru ucapan dan intonasi para native speaker. Saat kamu mendengarkan podcast atau berita, ucapkan ulang kalimat yang disampaikan dengan nada-nada yang sama. 

Setelah itu, cobalah merekam pembicaraanmu dan dengarkan ulang. Hal ini bisa jadi bahan evaluasi yang baik. Selain itu, kamu juga akan terbiasa dalam menggunakan intonasi, Elfriends.

 

3. Fokus Pada Kata-Kata Kunci 

Nah, saat berbicara, coba berikan penekanan pada kata-kata yang paling penting dalam kalimat. Hal ini bisa membantu kamu untuk menggunakan intonasi yang secara otomatis.

Misalnya, dalam kalimat “I really enjoyed the movie,” berikan penekanan pada kata enjoyed. Secara langsung, kalimat itu menekankan bahwa kamu benar-benar suka film tersebut.

 

Kesimpulan 

Nah, itulah artikel mengenai intonasi dalam speaking section IELTS. Rupanya, intonasi menjadi salah satu aspek penting dalam speaking. Intonasi dapat memperjelas makna dan maksud kalimat, membuat pembicaraanmu terdengar lebih alami, dan membantu menekankan poin-poin dalam kalimat. Dalam melatih intonasi, kamu dapat melakukan shadowing, mendengarkan banyak audio bahasa Inggris, dan belajar untuk fokus pada kata-kata kunci.

 

Maksimalkan Speaking-mu Bareng ElevaU

Berlatih intonasi untuk speaking memang penting banget. Namun, kamu juga wajib makin memantapkan skill speaking kamu dengan tutor yang berpengalaman!

ElevaU siap membantu kamu dengan kelas IELTS Preparation, khususnya supaya kamu makin siap saat speaking section, loh! 

Nah, kamu bisa join kelas Exclusive 1on1 Speaking Skill!  Di sini, kamu bisa belajar selama 1 bulan secara fokus dan 1on1 bersama tutormu. Supaya skill kamu makin terasah, ada simulasi 1x IELTS, loh.

Mau daftar kelasnya atau ingin tanya-tanya? Hubungi ElevaU, sekarang!

Rekomendasi

Related Program