Seorang wanita tersenyum ke arah kamera sambil memegang popcorn

Apakah Nonton Film Bisa Meningkatkan Skor IELTS?

Daftar Isi

Artikel ini membahas tentang hubungan nonton film dengan skor IELTS yang seringkali disalahpahami oleh banyak pejuang tes. Masalahnya, banyak orang terjebak hanya nonton untuk hiburan tanpa sadar bahwa tanpa teknik yang benar, hobi ini cuma buang-buang waktu tanpa ada progres nyata pada band score kamu.

Capek kan, sudah maraton puluhan judul film tapi skor listening dan speaking masih sering “mentok”? Solusinya ada pada metode observasi aktif yang dibahas di sini agar hobi nontonmu berubah jadi mesin pendulang skor IELTS impian secara efektif.

 

Nonton Film Sangat Bisa Menaikkan Skor IELTS Asal Dilakukan Secara Aktif

Sangat bisa, asalkan kamu beralih dari penonton pasif menjadi pembelajar aktif yang fokus pada detail kebahasaan. Kuncinya ada pada cara kamu menyerap intonasi dan penekanan kata (word stress) agar insting bahasamu terasah secara alami sebelum menghadapi tes sesungguhnya.

Metode ini efektif untuk membiasakan telinga dengan berbagai aksen internasional yang sering muncul di soal Listening. Selain itu, kamu akan mendapatkan kosa kata dalam konteks nyata yang jauh lebih mudah diingat dibandingkan hanya menghafal daftar kata dari buku teks yang membosankan.

 

6 Rekomendasi Film untuk Meningkatkan Skor IELTS

Ada banyak film yang bisa membantu proses belajarmu, berikut adalah macam-macam rekomendasi film untuk meningkatkan skor IELTS mu:

 

1. The King’s Speech (2010)

Film ini menceritakan Raja George VI yang berjuang mengatasi kegagapan bicaranya demi memimpin rakyat Inggris melalui pidato radio. Ceritanya fokus pada teknik artikulasi dan kejelasan pengucapan kata di bawah bimbingan seorang terapis.

Kamu bisa belajar banyak tentang pentingnya pronunciation dan enunciation yang jernih di sini. Film ini sangat membantu agar performa bicaramu di section Speaking tidak kaku dan terdengar lebih berwibawa.

 

2. The Social Network (2010)

Mengisahkan sejarah berdirinya Facebook, film ini penuh dengan dialog yang sangat cepat, cerdas, dan penuh perdebatan teknis. Setiap karakternya berbicara dengan tempo tinggi yang menuntut konsentrasi penuh dari penonton.

Ini adalah sarana latihan Listening tingkat lanjut yang sangat efektif. Kecepatan bicaranya akan melatih otakmu memproses informasi bahasa Inggris secara kilat, sekaligus memperkaya kosa kata bidang teknologi dan bisnis.

 

3. The Theory of Everything (2014)

Biografi fisikawan Stephen Hawking ini menampilkan penggunaan bahasa Inggris British formal (Received Pronunciation) di lingkungan universitas. Atmosfer bahasanya sangat kental dengan nuansa intelektual dan akademik.

Menonton ini akan membiasakan telingamu dengan aksen British formal yang sering muncul di tes IELTS. Kamu juga bisa menyerap gaya bahasa elegan untuk menjawab pertanyaan kompleks di IELTS Speaking Part 3.

 

4. Finding Nemo (2003)

Film animasi petualangan ikan badut ini memiliki kualitas dialog yang sangat jernih dan artikulasi sempurna. Karena ditujukan untuk semua umur, kosa kata yang digunakan cenderung literal dan mudah dipahami.

Film ini adalah fondasi terbaik bagi pemula yang ingin melatih kemampuan listening tanpa merasa tertekan. Bahasanya yang simpel sangat membantu dalam memahami struktur kalimat dasar dan kosa kata esensial.

 

5. The Pursuit of Happyness (2006)

Will Smith memerankan seorang ayah yang berjuang menghadapi kemiskinan sambil merawat anaknya di San Francisco. Film ini menggunakan bahasa Inggris Amerika yang sangat natural dalam situasi dunia kerja nyata.

Kelebihan film ini adalah paparan kosa kata seputar pekerjaan, wawancara, dan ekspresi emosional. Materi ini sangat berguna untuk memperkaya jawabanmu saat menghadapi IELTS Speaking Part 2.

 

6. Spotlight (2015)

Menceritakan tim jurnalis investigasi yang membongkar skandal besar melalui riset mendalam dan wawancara kritis. Dialognya penuh dengan diskusi logis, pencarian fakta, dan penyusunan argumen yang sistematis.

Film ini melatih kemampuan berpikir kritis yang dibutuhkan untuk IELTS Reading dan Writing. Kamu bisa belajar cara menghubungkan informasi secara koheren, yang sangat membantu dalam menyusun esai Writing Task 2.

 

Keuntungan Nonton Film Inggris dengan Peningkatan Skor IELTS

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami bahwa menonton film berbahasa Inggris memiliki manfaat positif dengan peningkatan kemampuan bahasa Inggris secara umum. Namun, seberapa besar dampaknya terhadap skor IELTS? Mari kita telusuri.

1. Terbiasa Mendengar Native Speaker

Film memberikan paparan bahasa Inggris yang natural dan kontekstual. Berbeda dengan materi pembelajaran yang sering terasa kaku dan formal, film menampilkan bahasa Inggris dalam konteks kehidupan nyata,lengkap dengan ekspresi idiomatik, slang, intonasi, dan nuansa budaya yang sulit kamu temukan di textbook.

Saat menonton film, kamu secara tidak sadar menyerap pola-pola kalimat, pronunciation, dan cara native speakers mengekspresikan ide mereka. Ini sangat berguna terutama untuk section Listening dan Speaking dalam IELTS, di mana kamu akan berhadapan dengan berbagai aksen dan gaya komunikasi.

 

2. Melatih Kemampuan Mendengar Berbagai Aksen

Salah satu tantangan terbesar dalam IELTS Listening adalah variasi aksen yang digunakan, mulai dari British, American, Australian, hingga Canadian. Film dari berbagai negara berbahasa Inggris bisa menjadi media yang sempurna untuk membiasakan telingamu dengan variasi aksen ini.

Misalnya, kamu bisa menonton film-film British seperti produksi BBC untuk familiar dengan aksen Inggris, atau serial Amerika untuk terbiasa dengan aksen Amerika. Semakin banyak variasi aksen yang kamu dengar, semakin mudah kamu memahami recording dalam tes IELTS Listening yang sesungguhnya.

 

2. Memperkaya Vocabulary 

Salah satu keuntungan besar menonton film adalah kamu belajar vocabulary dalam konteks yang nyata. Ketika mendengar kata atau frasa baru dalam dialog film, kamu bisa langsung memahami maknanya dari situasi yang ditampilkan, ekspresi wajah karakter, atau konteks cerita.

Berbeda dengan menghafal daftar vocabulary dari buku yang sering cepat dilupakan, kosakata yang kamu pelajari dari film cenderung lebih memorable karena terkait dengan emosi dan cerita yang kamu saksikan. Ini membuat proses pembelajaran vocabulary menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

 

3. Meningkatkan Fluency dan Ekspresi yang Natural

Untuk section Speaking IELTS, salah satu kriteria penilaian adalah Fluency and Coherence, seberapa lancar kamu berbicara dan seberapa natural ekspresi yang kamu gunakan. Dengan sering menonton film, kamu bisa menyerap cara native speakers berbicara, termasuk filler words (seperti “well,” “you know,” “I mean”), linking words, dan transisi antar kalimat yang membuat percakapan terdengar lebih alami.

Kamu juga bisa belajar bagaimana native speakers menyampaikan argumen, menceritakan pengalaman, atau menjelaskan sesuatu, semua skill yang sangat dibutuhkan dalam IELTS Speaking Task 2 dan 3.

 

Perbedaan English untuk Hiburan dan Akademik

Meskipun menonton film bermanfaat untuk belajar bahasa Inggris, penting untuk memahami bahwa English untuk hiburan dan English untuk ujian punya karakteristik yang berbeda. Memahami perbedaan ini akan membantu kamu mengoptimalkan cara belajar IELTS.

1. Karakteristik English untuk Hiburan

Film dan series dibuat untuk menghibur, bukan untuk mengajar bahasa. Bahasa yang digunakan dalam film cenderung lebih casual, ekspresif, dan kadang menggunakan slang atau bahasa informal yang mungkin tidak cocok untuk konteks akademis atau formal.

Dialog dalam film juga sering dipotong-potong, tidak lengkap secara grammar, atau menggunakan struktur kalimat yang sangat informal. Referensi budaya pop, jokes, atau wordplay yang casual mungkin tidak relevan untuk IELTS.

 

2. Karakteristik English untuk Akademik

Di sisi lain, bahasa dalam IELTS lebih terstruktur, formal, dan akademis, terutama untuk versi Academic. Materi Reading biasanya diambil dari jurnal, artikel ilmiah, atau buku yang menggunakan bahasa formal dengan struktur yang kompleks.

Listening section IELTS juga menggunakan bahasa yang lebih jelas dan terstruktur dibanding dialog film. Meskipun ada berbagai aksen, pronunciation-nya umumnya lebih standar dan tidak terlalu cepat atau mumbly seperti di beberapa film.

Writing dan Speaking dalam IELTS juga menuntut penggunaan bahasa yang lebih formal dan akademis. Kamu tidak bisa menggunakan slang atau bahasa yang terlalu casual seperti yang sering muncul di film. Examiners akan menilai seberapa baik kamu menggunakan grammar yang tepat, vocabulary yang sophisticated, dan struktur kalimat yang kompleks.

 

Cara Film Membantu Meningkatkan Skor IELTS

Mari kita bahas cara konkret bagaimana film bisa membantu meningkatkan skor IELTS-mu di setiap section.

1. Listening: Melatih Comprehension dan Note Taking

Salah satu benefit terbesar menonton film untuk IELTS adalah meningkatkan kemampuan Listening. Saat menonton film tanpa subtitle (atau dengan English subtitle), kamu melatih telinga untuk menangkap informasi penting dari audio, skill yang sangat penting untuk IELTS Listening.

Kamu bisa praktek active listening dengan mencoba menangkap detail-detail penting seperti angka, nama tempat, waktu, atau informasi spesifik lainnya, persis seperti yang akan kamu hadapi di IELTS Listening. Coba juga untuk membuat catatan singkat saat menonton, ini akan melatih kemampuan mencatat yang sangat berguna saat tes.

Untuk memaksimalkan manfaat ini, pilih film atau series dengan dialog yang clear dan tidak terlalu cepat. Film animasi seperti “Finding Nemo” atau drama seperti “The Pursuit of Happyness” bisa jadi pilihan yang bagus karena artikulasinya jelas dan ceritanya mudah diikuti.

 

2. Reading: Mempercepat Reading Speed 

Meskipun film bukan media membaca, tetapi menonton film dengan English subtitle sebenarnya bisa melatih reading speed-mu. Subtitle bergerak cukup cepat, memaksamu untuk membaca dan memahami secara bersamaan, skill yang juga dibutuhkan dalam IELTS Reading yang punya waktu terbatas.

 

3. Speaking: Meningkatkan Fluency dan Pronunciation

Ini adalah peran film yang paling bermanfaat. Dengan sering mendengar native speakers berbicara, kamu bisa meniru intonasi, rhythm, dan pronunciation mereka. Teknik shadowing, mengulangi dialog film dengan timing yang sama, adalah metode yang sangat efektif untuk meningkatkan speaking fluency.

Kamu juga bisa belajar bagaimana native speakers menyampaikan opini, menjelaskan alasan, atau bercerita, semua skill yang diuji dalam IELTS Speaking. Perhatikan bagaimana mereka menggunakan linking words seperti “however,” “moreover,” atau “on the other hand” untuk menghubungkan ide.

Coba juga untuk memperhatikan body language dan ekspresi wajah saat karakter berbicara. Meskipun dalam IELTS Speaking yang dinilai adalah bahasa, tetapi memahami gaya komunikasi non verbal akan membantumu lebih percaya diri dan natural saat berbicara.

 

4. Writing: Mempelajari Struktur Narasi dan Deskripsi

Meskipun tidak langsung, menonton film juga bisa membantu Writing skill-mu. Film dengan narasi yang kuat mengajarkan bagaimana menyusun cerita dengan struktur yang jelas, beginning, middle, dan end. Ini berguna untuk IELTS Writing Task 1 (terutama untuk General Training yang sering melibatkan letter writing) dan Task 2 yang membutuhkan struktur essay yang jelas..

 

Menonton Film Saja Belum Cukup untuk Persiapan IELTS!

Meskipun menonton film punya banyak manfaat, ada kondisi-kondisi tertentu di mana film justru tidak efektif atau bahkan bisa kontraproduktif untuk persiapan IELTS. Penting untuk mengetahui batasan ini agar kamu tidak mengandalkan film sebagai satu-satunya metode belajar.

1. Ketika Kamu Belum Memahami Format dan Tipe Soal IELTS

Kalau kamu belum pernah melihat seperti apa format IELTS, bagaimana tipe soal yang akan muncul, atau apa yang dinilai oleh examiners, menonton film sebanyak apapun tidak akan secara langsung meningkatkan skor IELTS-mu.

Ini karena IELTS punya format yang sangat spesifik dan strategi pengerjaan yang perlu dipelajari. Misalnya, untuk IELTS Reading, kamu perlu tahu bagaimana mengerjakan soal True/False/Not Given, matching headings, atau sentence completion dengan efisien. Skill ini tidak bisa kamu dapatkan hanya dari menonton film.

Jadi, sebelum menggunakan film sebagai media pembelajaran, pastikan kamu sudah familiar dengan format IELTS terlebih dahulu. Kamu bisa membaca tentang struktur dan manfaat tes IELTS untuk memahami komponen-komponen tes dengan lebih baik.

 

2. Ketika Kamu Menonton Tanpa Tujuan yang Jelas (Hanya untuk Entertainment)

Kalau kamu menonton film hanya untuk bersenang-senang tanpa fokus pada aspek pembelajaran, manfaatnya untuk IELTS akan sangat minimal. Passive watching di mana kamu hanya duduk, menonton, dan menikmati tanpa active engagement, tidak akan secara signifikan meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu.

Banyak orang yang merasa sudah “belajar” IELTS dengan menonton series Netflix berjam-jam, padahal sebenarnya mereka hanya menonton untuk hiburan. Tanpa effort untuk untuk memperhatikan bahasa, mencatat vocabulary, atau praktek speaking, impact-nya terhadap skor IELTS akan sangat terbatas.

 

3. Ketika Film yang Dipilih Tidak Sesuai dengan Level atau Tujuan

Tidak semua film cocok untuk belajar bahasa Inggris. Film dengan dialog yang terlalu cepat, menggunakan slang, atau penuh dengan accent yang sangat sulit justru bisa membingungkan, terutama untuk learners yang masih di level pemula.

Film genre tertentu seperti historical drama dengan bahasa Inggris kuno, action movie yang dialognya minimal, atau comedy yang penuh dengan pop reference jokes juga kurang ideal untuk persiapan IELTS.

Pilih film yang dialognya jelas, tidak terlalu cepat, dan menggunakan bahasa yang relatif standard. Dokumenter atau educational content sering lebih bermanfaat karena bahasanya lebih formal dan mirip dengan yang digunakan di IELTS.

 

4. Ketika Film Menggantikan Latihan Soal yang Sistematis

Ini adalah kesalahan paling umum, menggunakan film sebagai pengganti latihan soal IELTS. Meskipun film bisa meningkatkan general English skills, tidak ada yang bisa menggantikan latihan dengan soal-soal IELTS sesungguhnya..

IELTS memiliki tipe soal yang spesifik, waktu pengerjaan yang ketat, dan kriteria penilaian yang jelas. Untuk benar-benar siap menghadapi tes, kamu perlu berlatih dengan simulasi test IELTS, dan familiar dengan kesalahan yang harus dihindari selama tes IELTS Listening.

 

5. Ketika Waktu Tes Sudah Dekat

Kalau tes IELTS-mu tinggal 2-4 minggu lagi, ini bukan waktu yang tepat untuk fokus menonton film sebagai metode belajar. Di tahap ini, kamu harus intensive drilling dengan soal-soal IELTS, mock tests, dan fokus latihan untuk setiap section.

Menonton film lebih cocok untuk fase persiapan jangka panjang, misalnya 2-6 bulan sebelum tes, di mana kamu masih punya waktu untuk secara perlahan meningkatkan general English skills. Tapi ketika sudah mendekati hari H, prioritasmu harus pada strategi spesifik untuk mengerjakan soal IELTS dengan efisien.

Bagi kamu yang punya jadwal sibuk, ada strategi persiapan IELTS untuk pekerja yang bisa membantu mengoptimalkan waktu belajar dengan lebih efektif, termasuk kapan waktu yang tepat untuk memasukkan aktivitas seperti menonton film.

 

Ingin Skor IELTS Kamu Meningkat Pesat? Belajar di ElevaU Aja!

Di ElevaU, kamu bisa ikut IELTS Preparation Class dengan jadwal fleksibel lewat kelas Private 1-on-1.

Keunggulan IELTS Preparation Class di ElevaU:

  • Modul eksklusif dari tutor berpengalaman
  • Rekaman kelas untuk belajar ulang kapan saja
  • 3x simulasi IELTS + free pre-test
  • Bantuan pendaftaran tes IELTS (kamu tinggal hadir di hari tes)

Masih ragu pilih kelas yang cocok? Konsultasi gratis dulu dengan admin ElevaU dan temukan kelas yang sesuai dengan kesibukanmu. Daftar sekarang dan persiapkan IELTS tanpa harus mengganggu jadwal kerjamu!

Rekomendasi

Related Program