Di artikel ini, kita akan membahas beasiswa DAAD 2026 secara lebih praktis dan mudah dipahami, terutama buat kamu yang tertarik kuliah di Jerman tapi masih bingung soal bahasa, syarat IELTS, atau pilihan program internasional yang tersedia dalam bahasa Inggris. Semua poin pentingnya akan dibahas step-by-step supaya kamu tidak perlu lompat-lompat cari informasi sendiri.
Banyak orang batal mencoba DAAD bahkan sebelum buka website resminya, cuma karena merasa kemampuan bahasa Jermannya belum cukup. Padahal, ada cukup banyak program yang memang dirancang untuk mahasiswa internasional dan tidak mewajibkan bahasa Jerman sama sekali. Setelah baca artikel ini, kamu akan lebih paham mana informasi yang benar-benar penting, mana yang cuma mitos, dan bagaimana cara mulai mempersiapkan diri tanpa harus merasa tertinggal duluan.
Apa Itu DAAD Scholarship?
DAAD adalah singkatan dari Deutscher Akademischer Austauschdienst, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Layanan Pertukaran Akademik Jerman. Ini adalah organisasi nirlaba terbesar di dunia yang mendanai pertukaran akademik internasional, dan sudah berdiri sejak tahun 1925.
Setiap tahun, DAAD memberikan beasiswa kepada puluhan ribu mahasiswa dan peneliti dari seluruh dunia untuk belajar, meneliti, atau mengajar di Jerman. Sebaliknya, DAAD juga mendanai warga Jerman untuk belajar dan bekerja di luar negeri.
Untuk mahasiswa dari negara berkembang seperti Indonesia, DAAD punya beberapa program unggulan yang paling banyak diminati. Dua yang paling relevan adalah program EPOS (Entwicklungsbezogene Postgraduiertenstudiengaenge) dan program STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Keduanya ditujukan untuk jenjang S2 dan S3, dengan fokus pada kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja dan ingin kembali berkontribusi di negara asal setelah studi selesai.
Yang membuat DAAD menarik bukan hanya nama besarnya. Secara finansial, beasiswa ini sangat komprehensif. Tunjangan hidup bulanan berkisar antara 850 euro hingga lebih dari 1.000 euro (sekitar Rp 15 juta hingga Rp 18 juta per bulan), ditambah asuransi kesehatan, kecelakaan, dan tanggung jawab hukum, serta biaya tiket pesawat pulang pergi. Untuk program tertentu, ada juga tunjangan keluarga jika kamu membawa pasangan atau anak.
Sumber resmi untuk semua informasi beasiswa DAAD bisa kamu akses langsung di daad.de, dan untuk database program studi yang tersedia bisa dicek di programme.daad.de.
Apakah Harus Jago Bahasa Jerman?
Sebagian besar program studi di Jerman menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa pengantar. Tapi dalam satu dekade terakhir, universitas-universitas di Jerman berlomba-lomba membuka program berbahasa Inggris untuk menarik mahasiswa internasional. Per 2026, sudah ada ratusan program S2 dan S3 di Jerman yang sepenuhnya diajarkan dalam bahasa Inggris.
Untuk program-program ini, kemampuan bahasa Jerman bukan syarat masuk. Yang dibutuhkan adalah kemampuan bahasa Inggris yang cukup, biasanya dibuktikan dengan skor IELTS atau TOEFL.
Memang ada situasi di mana kemampuan bahasa Jerman tetap berguna, misalnya untuk berinteraksi sehari-hari di luar kampus, atau untuk program yang memang membutuhkan bahasa Jerman di luar jam kuliah. Tapi untuk syarat akademik masuk program dan beasiswa DAAD, bahasa Inggris sudah cukup untuk program-program yang memang berbahasa Inggris.
Jadi kalau selama ini kamu mengurungkan niat mendaftar DAAD hanya karena belum bisa bahasa Jerman, sekarang saatnya mempertimbangkan ulang. Yang justru lebih mendesak untuk dipersiapkan adalah kemampuan bahasa Inggrismu, karena hampir semua program berbahasa Inggris mensyaratkan skor IELTS yang spesifik. Kamu bisa mulai dengan memahami struktur tes IELTS dan apa saja manfaatnya sebelum menentukan target skor yang ingin dicapai.
Program DAAD yang Bisa Diakses Tanpa Bahasa Jerman
Berikut adalah beberapa program DAAD yang paling relevan untuk mahasiswa Indonesia dan bisa diikuti tanpa kemampuan bahasa Jerman, karena program studinya disampaikan dalam bahasa Inggris.
1. EPOS (Development-Related Postgraduate Courses)
Program EPOS adalah salah satu program DAAD paling populer untuk mahasiswa dari negara berkembang. Program ini fokus pada bidang-bidang yang dianggap penting untuk pembangunan di negara asal, seperti teknik, ilmu lingkungan, pertanian, kesehatan masyarakat, ekonomi pembangunan, dan perencanaan kota.
Mayoritas program studi dalam EPOS tersedia dalam bahasa Inggris, sehingga tidak ada persyaratan bahasa Jerman. Pendaftaran untuk intake 2027 dibuka sekitar Agustus hingga Oktober 2026.
2. Helmholtz Research School
Program ini ditujukan untuk calon kandidat S3 yang ingin melakukan riset di pusat penelitian Helmholtz, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman. Bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris.
3. DAAD Bi-nationally Supervised Doctoral Degrees (Cotutelle)
Program ini memungkinkan kamu untuk mengerjakan disertasi S3 bersama-sama antara universitas Indonesia dan universitas Jerman. Pengawasan dilakukan oleh dua profesor dari dua negara berbeda. Bahasa yang digunakan menyesuaikan kesepakatan, dan banyak yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi utama.
4. Program STEM DAAD
Untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika, DAAD punya program khusus yang banyak tersedia dalam bahasa Inggris. Program ini sangat kompetitif tapi juga sangat bergengsi, dengan jaringan alumni yang kuat di seluruh dunia.
Untuk semua program di atas, pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi DAAD di daad.de. Prosedurnya: pilih program studi terlebih dahulu, lalu kirim aplikasi ke universitas dan ke DAAD secara bersamaan. Jangan sampai terbalik urutannya karena ini sering jadi kesalahan yang membuat aplikasi ditolak di tahap awal.
Syarat Beasiswa DAAD (Termasuk Syarat IELTS)
Ini adalah bagian yang paling sering dicari orang tapi informasinya sering tidak lengkap. Berikut syarat umum beasiswa DAAD untuk mahasiswa Indonesia yang mendaftar ke program berbahasa Inggris.
- Kualifikasi akademik
Kamu harus sudah menyelesaikan pendidikan D4 atau S1 untuk mendaftar ke program S2, atau sudah menyelesaikan S2 untuk mendaftar ke program S3. IPK yang dibutuhkan setara dengan minimal 2,75 dalam sistem penilaian Jerman. Dalam sistem Indonesia, ini kira-kira setara dengan IPK 3,0 dari skala 4,0, meski konversi persisnya bisa berbeda tergantung program.
- Pengalaman kerja
Ini adalah syarat yang sering kali membuat mahasiswa fresh graduate harus menunggu dulu. DAAD mensyaratkan minimal 2 tahun pengalaman kerja yang relevan di bidang yang akan kamu pelajari. Pengalaman kerja ini harus diperoleh setelah menyelesaikan gelar sarjana, bukan pengalaman magang atau part-time selama kuliah.
- Batas usia
Beberapa program membatasi usia pendaftar. Untuk program STEM misalnya, batas usianya adalah maksimal 34 tahun per 1 April 2027 untuk intake 2027. Batas usia bisa berbeda simu. Cara meminta dan menyusun surat rekomendasi yang efektif bisa kamu pelajari di panduan surat rekomendasi beasiswa ini.
- Syarat bahasa Inggris dan IELTS
Untuk program berbahasa Inggris, kamu harus membuktikan kemampuan bahasa Inggris dengan salah satu dari dokumen berikut: IELTS dengan skor minimal 6,0, atau TOEFL iBT dengan skor minimal 80. Beberapa program atau universitas mensyaratkan lebih tinggi, misalnya IELTS 6,5 atau bahkan 7,0, tergantung bidang studi dan kebijakan universitas masing-masing.
Skor IELTS 6,0 mungkin terdengar tidak terlalu tinggi, tapi mencapainya butuh persiapan yang serius jika kamu belum terbiasa dengan format ujiannya. Apalagi jika target kamu lebih tinggi dari standar minimum untuk memperkuat aplikasi. Kalau kamu ingin tahu apa saja yang perlu disiapkan dari awal, panduan IELTS lengkap ini bisa jadi titik awal yang baik.
- Dokumen yang dibutuhkan
Secara umum, dokumen yang harus kamu siapkan untuk mendaftar DAAD antara lain:
- CV dalam format Europass (format standar Eropa)
- Motivation letter
- Transkrip nilai dan ijazah yang sudah dilegalisir
- Sertifikat bahasa (IELTS atau TOEFL)
- Surat rekomendasi dari atasan atau pembimbing akademik
- Bukti pengalaman kerja (surat keterangan kerja atau kontrak)
- Proposal penelitian (untuk program S3)
Soal surat rekomendasi, ini bukan dokumen yang bisa diurus di menit-menit terakhir. Kamu perlu meminta dengan cukup waktu dan memastikan isinya benar-benar mendukung profil aplikasi
- Komitmen untuk kembali ke Indonesia
DAAD secara eksplisit mengharapkan penerimanya untuk kembali ke negara asal setelah menyelesaikan studi dan berkontribusi di sana. Ini bukan sekadar formalitas: dalam proses seleksi, kamu akan diminta menjelaskan bagaimana rencanamu berkontribusi di Indonesia setelah lulus. Ini juga yang harus tercermin kuat dalam motivation letter-mu.
Timeline Persiapan IELTS untuk DAAD
Karena pendaftaran DAAD untuk intake 2027 dibuka sekitar Agustus hingga Oktober 2026, kamu punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri jika mulai dari sekarang. Berikut gambaran timeline yang realistis.
- Januari hingga Maret 2026: Kenali dulu kondisi awalmu.
Langkah pertama adalah tahu di mana posisimu sekarang. Ikuti tes diagnostik atau simulasi IELTS untuk mengukur skor awal. Dari sini kamu bisa menghitung berapa besar gap antara skormu saat ini dengan skor yang dibutuhkan. Rata-rata orang membutuhkan 3 hingga 6 bulan latihan serius untuk naik 0,5 hingga 1,0 poin, tergantung titik awal dan intensitas belajarnya.
- April hingga Juni 2026: Belajar terstruktur dan konsisten.
Ini adalah periode paling krusial. Belajar setiap hari, fokus pada komponen yang paling lemah, dan latih semua empat bagian: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Jangan hanya fokus pada satu bagian saja karena IELTS menghitung rata-rata dari keempat band. Di periode ini, kamu juga bisa mulai menggunakan bantuan teknologi untuk mempercepat proses belajar. Ada cara-cara menarik untuk memanfaatkan teknologi AI dalam persiapan IELTS yang bisa membantu latihan mandiri jadi lebih efisien.
- Juli 2026: Ambil tes IELTS.
Idealnya kamu sudah mengambil tes IELTS di bulan Juli, sehingga hasilnya sudah keluar sebelum masa pendaftaran DAAD dibuka di Agustus. Sertifikat IELTS berlaku selama dua tahun, jadi jika kamu sudah pernah ambil dan skornya memenuhi syarat, pastikan masa berlakunya tidak habis saat proses seleksi berlangsung.
- Agustus hingga Oktober 2026: Periode pendaftaran DAAD.
Di periode ini, kamu fokus pada pengumpulan dokumen, finalisasi motivation letter, dan pengiriman aplikasi. Pastikan semua dokumen sudah dilegalisir dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atau Jerman sesuai kebutuhan program. Jangan menunda pengiriman aplikasi sampai mendekati deadline karena sistem portal DAAD sering ramai di hari-hari terakhir.
Kalau kamu ingin memahami bagaimana orang lain berhasil menavigasi proses persiapan beasiswa yang panjang ini, membaca pengalaman nyata seperti perjalanan Gatha menjadi awardee LPDP bisa memberikan perspektif yang sangat berguna tentang apa yang benar-benar terjadi di balik layar proses beasiswa.
Daftar Universitas untuk DAAD Scholarship
DAAD bekerja sama dengan hampir semua universitas di Jerman. Tapi ada beberapa universitas yang paling banyak menjadi tujuan penerima beasiswa DAAD dari Indonesia, terutama untuk program berbahasa Inggris.
1. Technische Universitat Munchen (TUM)
Salah satu universitas teknik terbaik di Jerman dan konsisten masuk peringkat 50 besar dunia. Tersedia banyak program S2 berbahasa Inggris di bidang teknik, ilmu komputer, manajemen, dan sains.
- Skor IELTS minimum: 6.5
- Catatan: untuk program kompetitif seperti Manajemen, biasanya diminta 7.0 dengan tiap komponen minimal 6.5
2. Universitas Heidelberg
Universitas tertua di Jerman, sangat kuat di bidang kedokteran, ilmu alam, dan humaniora. Ada program berbahasa Inggris untuk beberapa bidang tertentu.
- Skor IELTS minimum: 7,0 untuk program Master
3. Universitas Humboldt Berlin
Berbasis di ibu kota Jerman, universitas ini punya program berbahasa Inggris terutama di bidang ilmu sosial, ekonomi, dan humaniora.
- Skor IELTS minimum: 6.5 untuk program berbahasa Inggris
- Catatan: beberapa program spesifik bisa mensyaratkan lebih tinggi
4. Universitas Ludwig Maximilian Munchen (LMU Munich)
Salah satu universitas riset terbesar di Jerman dengan reputasi kuat di hampir semua bidang. Tersedia program berbahasa Inggris untuk S2 dan S3.
- Skor IELTS minimum: 6.5 secara keseluruhan, dengan tiap komponen tidak boleh di bawah 6.0
- Catatan: beberapa program tertentu bisa mensyaratkan lebih tinggi
5. RWTH Aachen University
Universitas teknik paling bergengsi di Jerman, sangat dicari untuk bidang teknik mesin, teknik sipil, dan teknik elektro. Banyak program S2 berbahasa Inggris.
- Skor IELTS minimum: 7.0 untuk program Master
6. Universitas Freiburg
Kuat di bidang ilmu lingkungan, kehutanan, biologi, dan kedokteran. Tersedia beberapa program berbahasa Inggris.
- Skor IELTS minimum: 7.0 untuk program Master
7. Karlsruhe Institute of Technology (KIT)
Salah satu universitas teknik dan sains terkemuka di Jerman, bermitra erat dengan industri. Banyak program berbahasa Inggris terutama di bidang energi, teknik, dan ilmu komputer.
- Skor IELTS minimum: 6.5 untuk program berbahasa Inggris
- Catatan: beberapa program kompetitif bisa mensyaratkan hingga 7.0
8. Georg August Universitat Gottingen
Universitas riset besar dengan tradisi panjang di bidang sains alam, matematika, dan ekonomi. Tersedia program berbahasa Inggris.
- Skor IELTS minimum: 6.5 untuk program Master berbahasa Inggris
9. Universitas Hamburg
Universitas besar di kota pelabuhan terbesar Jerman, dengan program berbahasa Inggris di bidang ilmu kelautan, bisnis internasional, dan ilmu sosial.
- Skor IELTS minimum: 6.5 untuk program berbahasa Inggris
10. Freie Universitat Berlin
Universitas riset internasional yang sangat aktif dalam program pertukaran dan kolaborasi global. Banyak program S2 berbahasa Inggris di bidang ilmu sosial, politik, dan humaniora.
- Skor IELTS minimum: 6.5 untuk program Master berbahasa Inggris
- Catatan: beberapa program mensyaratkan hingga 7.0
Untuk menemukan program studi berbahasa Inggris yang spesifik di universitas-universitas ini, kamu bisa menggunakan database pencarian program di situs resmi DAAD. Dari sana kamu bisa filter berdasarkan bahasa pengantar, bidang studi, dan jenjang.
Mulai Perjalanan Kuliah di Kampus Impian Bersama ElevaU!
Di ElevaU, kamu bisa mulai dengan Scholarship Preparation Program yang membantu kamu mempersiapkan aplikasi beasiswa dengan lebih mudah dan terarah, dari esai, wawancara, hingga strategi seleksi. Lengkapi juga persiapanmu dengan Kelas Persiapan IELTS bergaransi skor hingga 7.0, didampingi tutor berpengalaman dan modul lengkap yang bisa diakses kapan saja.
Yuk, konsultasikan dulu sama Elmin. Chat admin sekarang untuk konsultasi gratis! Jangan lupa, unduh E-Book Eksklusif IELTS dari ElevaU yang berisi panduan belajar IELTS yang akan membantumu meningkatkan skor IELTS kamu
