Artikel ini membahas perbedaan IELTS dan TOEFL secara lengkap, mulai dari format tes, skill yang diujikan, hingga tips memilih tes yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Pilihan yang tepat akan membantumu menentukan target belajar secara lebih efisien tanpa takut salah mengambil langkah sejak awal.
Kamu juga bisa menyesuaikan pilihan dengan tujuanmu, baik untuk keperluan kuliah, merintis karier kerja, atau pengurusan dokumen visa imigrasi.
IELTS vs TOEFL: Apa Perbedaannya?
ElevaU akan membahas secara singkat mengenai perbandingan umum kedua jenis standarisasi kebahasaan yang populer di kancah internasional ini. Evaluasi mencakup aspek badan penyelenggara resmi, rumpun format pengujian, hingga durasi efektif pengerjaan soal di dalam kelas.
Perbandingan Umum IELTS vs TOEFL
| Kategori | IELTS | TOEFL |
| Penyelenggara | IDP, British Council, dan Cambridge Assessment English | ETS |
| Format tes | Paper-based test (PBT), computer-based test (CBT) | Hanya internet-based test |
| Jenis Tes | Academic (untuk tujuan studi), General Training (untuk imigrasi atau pekerjaan), dan UKVI (United Kingdom Visa Immigration) | iBT (untuk tujuan studi atau akademis) |
| Durasi | 2 jam 45 menit. | 2 jam + 30 menit untuk proses check-in. |
| Bagian (Section) Ujian | Reading, Listening, Speaking, dan Writing. | Reading, Listening, Speaking, dan Writing. |
| Skor | 0-9 | 0-120 |
Siapa yang Menerima Skor IELTS dan TOEFL?
Skor resmi dari hasil ujian ini sama-sama digunakan oleh individu yang ingin melanjutkan jenjang studi ke luar negeri atau mengejar karier global.
Kedua sertifikat ini telah diakui dan diterima secara luas oleh ribuan institusi pendidikan serta perusahaan di berbagai belahan dunia.
Sebelum memutuskan mendaftar, kamu mungkin sering mencari informasi mengenai IELTS, TOEFL, PTE, atau Duolingo yang mana yang diterima beasiswa internasional.
Pemilihan jenis tes yang tepat akan sangat menentukan kelolosan berkas administrasi pengajuan dana pendidikanmu.
Tingkat pemakaian skor IELTS dinilai sedikit lebih masif dan sering dipilih oleh para pelamar global jika dibandingkan dengan TOEFL. Hal ini terjadi karena IELTS memiliki dua jenis tes, yaitu Academic untuk urusan studi lanjut dan General Training untuk kebutuhan kerja.
Sertifikat IELTS tipe General Training sangat dibutuhkan untuk keperluan melamar pekerjaan, pindah ke negara berbahasa Inggris, maupun belajar di level sekolah menengah.
Terlebih lagi, IELTS memang lebih sering dijadikan sebagai syarat utama pengajuan visa resmi oleh beberapa negara, khususnya Inggris.
Di sisi lain, ujian TOEFL secara mendasar hanya memiliki satu jenis format pengujian utama yaitu tipe iBT yang soal-soalnya lebih condong ke materi akademis. Karakteristik materi soal di dalamnya membuat TOEFL lebih sering digunakan sebagai syarat pendaftaran universitas.
Bagaimana Format Tes IELTS dan TOEFL?
Tes IELTS dan TOEFL memiliki perbedaan dalam durasi, format tes, dan jenis pertanyaannya.
IELTS berlangsung selama 2 jam 45 menit dengan menguji 4 section (reading, listening, writing, speaking). Format tesnya tersedia dalam paper-based test (PBT) dan computer-based test (CBT).
Untuk TOEFL, tes ini menguji 4 section yang sama dengan IELTS. Tes ini dilaksanakan selama 2 jam dengan 30 menit untuk proses check-in. Berbeda dengan IELTS, format IELTS hanya tersedia internet-based test (IBT).
Jadi, baik IELTS dan TOEFL memiliki format yang berbeda meskipun menguji 4 section yang sama.
Bagaimana Sistem Penilaian Tes IELTS dan TOEFL?
TOEFL memiliki sistem penilaian dengan memberikan skor pada tiap-tiap sesi tes, yaitu 0-30. Nantinya, nilai kamu bakal diakumulasikan dengan skor akhir di rentang 0-120.
Nah, untuk IELTS, tes ini punya sistem penilaian yang berbeda, Elfriends. Setiap section akan dinilai dalam rentang band (skor) 0-9. Lalu, nilai tersebut akan dirata-rata ke dalam rentang yang sama. Ada kemungkinan kamu punya nilai .5, ya!
Perbandingan Masing-masing Sections IELTS dan TOEFL
Setelah membahas perbedaan umum dari IELTS dan TOEFL, ElevaU akan menjelaskan perbandingan skill dari IELTS dan TOEFL. Di sini, ElevaU akan membahas perbandingan, durasi, jenis pertanyaan, dan skor dari setiap section-nya.
Listening IELTS vs TOEFL
| Aspek | IELTS | TOEFL |
| Durasi | 30 menit | 36 menit |
| Pertanyaan | Jumlah: 40 pertanyaan
Jenis pertanyaan:
|
Jumlah: 28 pertanyaan
Jenis pertanyaan:
|
| Skor | 0-9 | 0-30 |
Reading IELTS vs TOEFL
| Aspek | IELTS | TOEFL |
| Durasi | 60 menit | 35 menit |
| Pertanyaan | Jumlah: 40 pertanyaan
Jenis pertanyaan:
|
Jumlah: 20 pertanyaan
Jenis pertanyaan:
|
| Skor | 0-9 | 0-30 |
Speaking IELTS vs TOEFL
| Aspek | IELTS | TOEFL |
| Durasi | 11-14 menit | 16 menit (30 detik untuk mempersiapkan, 1 menit untuk merespons) |
| Pertanyaan | Jumlah: 3 parts (bagian)
Jenis pertanyaan:
Format Speaking:
|
Jumlah: 4 tasks (tugas)
Jenis pertanyaan:
Format Speaking:
|
| Skor | 0-9 | 0-30 |
Writing IELTS vs TOEFL
| Aspek | IELTS | TOEFL |
| Durasi | 60 menit | 29 menit |
| Pertanyaan | Jumlah: 2 tasks (tugas)
Jenis Pertanyaan:
|
Jumlah: 2 tasks
Jenis pertanyaan:
|
| Skor | 0-9 | 0-30 |
3 Tips Memilih Tes Sesuai Kebutuhan
Agar kamu makin yakin dalam memilih tes yang sesuai, ElevaU akan memberikan tips ala ElevaU dalam memilih IELTS atau TOEFL!
- Pertimbangkan Negara Tujuan dan Institusi Kamu
Sebelumnya, ElevaU sudah menyebutkan kalau IELTS diselenggarakan oleh IDP, British Council, dan Cambridge English yang berbasis di Inggris. TOEFL sendiri diselenggarakan oleh ETS yang berbasis di AS.
Akan tetapi, IELTS lebih sering digunakan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris, terutama di universitas ternama di Inggris dan Eropa, bahkan AS. Tak hanya itu, IELTS juga digunakan untuk mengajukan visa imigrasi, loh!
Jadi, kalau kamu ingin menggunakan sertifikat bahasa Inggris untuk berbagai kesempatan, IELTS lebih cocok untuk kamu.
- Pahami Format Tes
Tes IELTS memberikan kamu opsi yang luas dalam memilih jenis tes dan format. IELTS terdiri dari dua jenis tes: Academic (untuk tujuan studi) dan General Training (untuk tujuan imigrasi atau pekerjaan) yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Di sisi lain, TOEFL sendiri hanya bersifat akademis, seperti IELTS Academic.
Selain itu, IELTS juga punya pilihan format tes, yaitu paper-based test dan computer-based test. Untuk TOEFL, tes ini hanya memiliki format internet-based test.
Jadi, kamu bisa mempertimbangkan tes yang kamu inginkan, ya.
- Pertimbangkan Jenis Pertanyaan Tes Tersebut
Format IELTS dan TOEFL membuat jenis pertanyaan ujian yang berbeda.
Di IELTS, jenis-jenis soalnya lebih beragam, mulai dari pilihan ganda, menyarankan judul, melengkapi teks, dan sebagainya. Dalam section speaking, kamu melakukannya secara langsung dengan penguji.
Untuk ujian TOEFL, pertanyaannya cenderung menggunakan format pilihan ganda. Dalam section speaking, kamu hanya merekam jawaban dan hasilnya baru akan diperiksa setelah selesai.
Kalau kamu lebih suka mengerjakan soal yang beragam, IELTS boleh jadi pilihanmu. Jika kamu lebih nyaman menjawab pertanyaan pilihan ganda, kamu dapat memilih TOEFL.
Kesimpulan
Walaupun sama-sama ujian bahasa Inggris, IELTS dan TOEFL punya perbedaannya masing-masing. Mulai dari jenis tes hingga institusi yang menerimanya, kamu harus mempertimbangkan hal tersebut.
Jadi, jangan sampai kamu salah memilih tesnya, ya. Good luck, Elfriends!
Taklukkan Batas Kemampuan Bahasamu dan Raih Skor Impian Bersama ElevaU!
Menghadapi persaingan ketat di era global sering kali menimbulkan kecemasan mendalam akibat keterbatasan tingkat kecakapan komunikasi internasional.
Jangan biarkan keraguan dan ketidaktahuan format soal menjadi hambatan utama yang menjauhkanmu dari impian besar kuliah di luar negeri.
Langkah mitigasi terbaik bisa kamu tempuh sejak awal dengan melihat ulasan mengenai rekomendasi kursus IELTS terbaik untuk mengamankan proses belajarmu.
ElevaU hadir menyediakan program persiapan intensif dengan kurikulum aplikatif bersama jajaran tutor praktisi yang berpengalaman di bidangnya.
Berikut adalah rincian keuntungan dari pilihan paket kelas fleksibel yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan belajarmu:
- Kelas Reguler: Sesi bimbingan live class interaktif untuk menguasai semua section bahasa dalam kelompok kecil maksimal 10 siswa.
- Kelas Fast Track: Program akselerasi intensif melalui kelas Fast Track bagi kamu yang harus mengejar jadwal tes resmi dalam waktu dekat.
- Exclusive (1-on-1): Sistem belajar privat eksklusif lewat kelas Exclusive (1-on-1) untuk mendongkrak performa belajarmu secara personal.
Seluruh pilihan program di atas sudah difasilitasi dengan 3 kali sesi simulasi IELTS komprehensif, akses rekaman kelas, serta laporan belajar bulanan.
Segera hubungi tim admin ElevaU melalui WhatsApp sekarang juga untuk menikmati layanan konsultasi program secara gratis dan amankan slot belajarmu hari ini!
