Artikel ini akan membahas jurusan data science, lengkap dengan kurikulum yang dipelajari, prospek karier, dan universitas topnya. Kalau kamu minat untuk berkecimpung di bidang data, kamu wajib pahami ini!
Belakangan ini, jurusan data science memang banyak diminati, Elfriends. Hal ini terjadi karena teknologi makin canggih dan berorientasi pada data, sehingga banyak industri yang membutuhkan lulusan data science.
Untuk itu, Elmin bakal membahas informasi mengenai data science, pelajarannya, prospek karier, hingga kampus terbaik yang menyediakan bidang ini, loh!
Baca artikelnya hingga tuntas, ya!
Apa itu Jurusan Data Science?
Data science adalah ilmu interdisipliner yang menggabungkan kemampuan matematika, statistik, dan computer science untuk menemukan pola, membuat prediksi, dan mengambil keputusan berdasarkan data. Nah, data yang dianalisis disebut sebagai big data, kumpulan data yang sangat besar dan kompleks.
Mudahnya, seorang lulusan data science diharapkan mampu mengubah data mentah menjadi informasi sebagai dasar pengambilan keputusan bagi industri maupun pemerintahan.
Apa Saja yang Dipelajari di Jurusan Data Science?
1. Fondasi Matematis & Statistika
Fungsi fondasi matematis dan statistika adalah sebagai dasar logika untuk memastikan hasil analisisnya valid dan akurat. Kamu akan mempelajari statistika, probabilitas, aljabar linear, serta kalkulus untuk memahami memahami cara kerja algoritma machine learning.
Tanpa fondasi ini, kamu hanya bisa menjalankan code tanpa mengerti mekanismenya.
2. Ilmu Komputer & Data Engineering
Materi ini adalah fondasi penting agar kamu dapat mengelola dan memproses data dalam skala besar (Big Data).
Kamu akan mempelajari bahasa pemrograman Python dan R, serta penggunaan SQL untuk mengambil data dari database dan mengolahnya. Kamu juga akan belajar membangun data pipelines yang memastikan data yang bersih dan siap dianalisis.
3. Pemodelan & Aplikasi Machine Learning
Hal ini adalah inti dari jurusan data science, Elfriends. Kamu akan belajar teknik untuk membuat model prediksi (predictive modelling). Materi utamanya meliputi algoritma machine learning, yang penting agar komputer dapat mempelajari data dan membuat prediksi.
Prospek Karier Data Science dan Gajinya
Setelah mengetahui hal yang dipelajari di jurusan data science, Elmin akan membahas prospek pekerjaan serta gajinya.
1. Data Scientist
- Deskripsi Pekerjaan: Menganalisis data, merancang, dan melatih machine learning untuk memprediksi sesuatu.
- Contoh Pekerjaannya: Memprediksi Churn Pelanggan: Membuat model yang memprediksi pelanggan (user) mana yang paling mungkin berhenti berlangganan dalam 3 bulan ke depan. Dengan mengetahuinya, perusahaan dapat menawarkan diskon untuk mempertahankannya.
- Estimasi Gaji: Rp8 hingga 10 juta per bulan
2. Data Analyst
- Deskripsi Pekerjaan: Mengumpulkan, mengolah, dan mempelajari data untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan dan membuat laporan harian atau mingguan.
- Contoh Pekerjaannya: Analisis Performa Iklan: Menganalisis data harian untuk mengetahui iklan mana (di Instagram, Facebook, atau Google) yang paling efektif menghasilkan penjualan dan berapa biaya yang dihabiskan.
- Estimasi Gaji: Rp5 hingga 8 juta per bulan
3. Data Engineer
- Deskripsi Pekerjaan: Membangun dan mengelola infrastruktur data, mulai dari sistem pengumpulan, penyimpanan (data warehouse), hingga memastikan data pipelines berjalan lancar dan bersih untuk diolah tim analis.
- Contoh Pekerjaannya: Membangun Data Pipeline di E-commerce: Merancang sistem agar semua data transaksi, stok, dan traffic website terkumpul secara otomatis di satu tempat (data warehouse) setiap jam tanpa error.
- Estimasi Gaji: Rp6 hingga 12 juta per bulan
4. Machine Learning Engineer
- Deskripsi Pekerjaan: Merealisasikan model AI dari data scientist dan memastikannya agar tetap stabil.
- Contoh Pekerjaannya: Mengimplementasikan sistem rekomendasi produk untuk para user berdasarkan data dari seorang data scientist. Kemudian, memasangnya ke aplikasi e-commerce agar model bisa menyarankan produk secara langsung kepada pengguna.
- Estimasi Gaji: Rp7 hingga 15 juta per bulan
Apakah Data Scientist dan Data Engineer Sama?
Jawabannya: berbeda.
Seorang data engineer bertugas untuk membangun dan mengelola infrastruktur data. Sedangkan, data scientist bertanggung jawab untuk mengambil data yang sudah bersih dari data engineer, kemudian menganalisis, menginterpretasikan data tersebut untuk merancang machine learning.
Kalau kamu suka suka Coding (terutama Python), membangun sistem data, dan menyukai pekerjaan yang fokus pada infrastruktur dan efisiensi database, maka data engineer cocok untuk kamu.
Sedangkan data scientist pas untuk kamu yang tertarik dengan matematika atau statistik, melakukan riset dan pemodelan, dan suka menganalisis data.
7 Jurusan Data Science Terbaik di Luar Negeri
1. Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat
Ranking Dunia: #1 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: $64.310-89.000 (sekitar Rp1,07-1,48 miliar) per tahun
Program yang Ditawarkan: B.S. in (Computer Science; Economics; Data Science), M.Eng. in (Computer Science; Economics; and Data Science), Doctoral in Social and Engineering Systems.
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, Fulbright, Financial Aid
MIT memang dikenal unggul di bidang data science, Elfriends. Kampus ini menawarkan program yang menarik, dengan menggabungkan ilmu computer science, economics, dan data science untuk S1 dan S2. Jadi, mahasiswa MIT dibekali dengan ilmu yang relevan, mulai dari programming, perdagangan internasional, hingga machine learning.
2. Carnegie Mellon University, Amerika Serikat
Ranking Dunia: #2 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: $58,000-67.020 (sekitar Rp 969,2 juta-1,11 miliar) per tahun
Program yang Ditawarkan: B.S. in Statistics and Machine Learning, M.S. in (Applied Data Science; Machine Learning)
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, Fulbright, Financial Aid
Setelah MIT, ada CMU yang menempati posisi kedua terbaik di dunia. Kampus ini memberikan kurikulum data science yang fleksibel bagi mahasiswanya. Selain itu, materi yang diajarkan berasal dari isu nyata yang membutuhkan analisis data.
Kalau kamu ingin berkuliah data science yang memberikanmu kebebasan untuk bereksplorasi di bidang lain, CMU adalah opsi yang tepat untukmu!
3. University of Oxford, Inggris
Ranking Dunia: #3 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: £43.730-62.820 (sekitar Rp730,8 juta-1,04 miliar) per tahun
Program yang Ditawarkan: BA in Mathematics and Statistics, M.Sc. in (Statistical Science; Social Data Science), D.Phil. in (Social Data Science; Statistics and Machine Learning)
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, Chevening, Reach Oxford Scholarship
Sebagai salah satu kampus terbaik di Eropa, jurusan data science Oxford adalah salah satu yang terunggul. Oxford menawarkan program yang berbeda dari kampus lainnya. Di sini, ada jurusan social data science, yang menggabungkan ilmu data science untuk menganalisis masalah sosial dan politik.
Nah, menarik, kan?
4. University of California, Berkeley, Amerika Serikat
Ranking Dunia: #4 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: $82.079 (sekitar Rp1,37 miliar) per tahun
Program yang Ditawarkan: B.A. in Data Science, Online Master of Information and Data Science, Ph.D. in Computational and Data Science and Engineering.
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, Fulbright, Financial Aid
Sebagai salah satu kampus terbaik Amerika, UC Berkeley menduduki peringkat tinggi dan berada di dekat Silicon Valley. Program yang ditawarkan pun interdisipliner, sehingga memungkinkan kamu menggabungkan analisis data dengan bidang lainnya.
Kampus ini cocok untuk kamu yang ingin membangun fondasi riset AI sambil networking dengan perusahaan teknologi terbesar di dunia.
5. Nanyang Technological University, Singapore
Ranking Dunia: #5 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: SGD17,950-63,220 (sekitar Rp230,7-812,6 juta) per tahun
Program yang Ditawarkan: B.Sc. in Data Science & Artificial Intelligence, M.Sc. in Data Science
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, ASEAN Undergraduate Scholarship, CIMB ASEAN Scholarship
Kampus terbaik Singapura ini memiliki jurusan data science terbaik di dunia, loh! NTU sendiri berfokus pada pengembangkan kecerdasan buatan (AI), yang menjadikannya unggul dibanding kampus lainnya.
Mahasiswanya juga dibekali dengan dasar data science yang kuat dan data mining & analytics. Selain teori, NTU juga menawarkan program applied learning, dengan berbagai praktik proyek serta pengenalan etika dan kebijakan untuk AI.
6. University of Toronto, Kanada
Ranking Dunia: #10 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: $47.690-65.110 (sekitar Rp 567,9-775,4 juta) per tahun
Program yang Ditawarkan: B.Sc. Data Science Specialist, M.Sc. in Applied Computing, Ph.D. in (Statistical Sciences; Computer Science)
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, Lester B. Pearson Scholarship
Nah, UofT merupakan salah satu kampus data science terbaik dunia. Kampus ini menonjolkan spesialisasi, seperti data science specialist, yang mempersiapkan kamu untuk bekerja di industri maupun pemerintahan.
Jika kamu ingin berkuliah di Kanada dengan kurikulum yang komprehensif, UofT adalah jawabannya.
7. The Hong Kong University of Science and Technology, Hong Kong
Ranking Dunia: #17 (QS WUR by Subject: Data Science & AI)
Biaya Kuliah: HKD215,000-330,000 (sekitar Rp462,4-709,7 juta) per tahun
Program yang Ditawarkan: B.Sc. (Data Science and Technology; Data Analystics and Artificial Intelligence in Science), M.Sc. in Big Data Technology, Ph.D. in Data Science and Analytics
Beasiswa yang Tersedia: LPDP, The Belt and Road Scholarship
Ingin kuliah di jurusan data science terbaik di Hong Kong? Maka, HKUST adalah kampus yang wajib kamu jadikan pilihan.
Kampus ini berfokus pada big data technology dan data analytics untuk menganalisis data. Programnya sendiri memiliki berbagai fokus, seperti machine learning, data mining, data visualization, dan lainnya. Selain itu, HKUST juga menawarkan pengalaman nyata dan bimbingan para ahli untuk para mahasiswanya.
Syarat Masuk ke Jurusan Data Science Terbaik Luar Negeri
1. Kemampuan Matematika dan Statistika yang Kuat
Ilmu ini didasarkan pada ilmu matematika, Elfriends. Alhasil, kamu harus bisa membuktikan bahwa kamu mampu dan pernah mempelajari bidang yang berkaitan dengan kalkulus, aljabar, dan probabilitas.
2. Skill Coding Dasar
Walaupun tidak wajib, kemampuan coding dapat membantu kamu saat berkuliah. Selain membantu, kemampuan ini dapat membuat kamu lebih unggul dari calon pendaftar lainnya.
Nah, kamu bisa mempelajari Python dan SQL. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menunjukkan portofolio proyek sederhana yang berkaitan dengan data science.
3. Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris
Selain menguasai keterampilan teknis dan pengetahuan akademisnya, kamu juga perlu menguasai bahasa Inggris. Kemampuan bahasa Inggris menjadi bukti bahwa kamu mampu berkuliah, membaca artikel jurnal, dan berkomunikasi dengan dosen atau teman internasional.
Umumnya, kemampuan ini dibuktikan dengan skor IELTS/TOEFL yang baik. Mayoritas kampus top dunia mewajibkan minimal skor IELTS 6.5 hingga 7.0, loh!
Kalau kamu belum pernah mempersiapkan IELTS, coba cek kelas IELTS Preparation dari ElevaU, deh. Kelasnya cocok untuk pemula dan banyak pilihannya.
Kuliah Data Science di Luar Negeri Bukan Lagi Mimpi, Realisasikan bersama ElevaU!
Menjadi seorang lulusan data science dari kampus terbaik dunia memberikan kamu banyak kesempatan, loh! Kamu bisa memulai langkahmu sebagai data scientist dengan belajar IELTS di ElevaU.
Elfriends bisa gabung ke kelas Regular Skill Class General. Semua skill, mulai dari speaking hingga reading akan dibahas secara tuntas.
Selain itu, kamu akan dibimbing oleh tutor yang handal dengan pre-test dan simulasi IELTS yang bakal membantu skill kamu naik level. Ada garansi skor 7.0 juga, loh.
Mau tanya-tanya soal kelasnya? Hubungi ElevaU, sekarang!
